KESATU.CO.- BANDUNG, Dalam sektor industri, berinovasi termasuk strategi krusial agar performa dan kinerja tetap cemerlang. Itu pun berlaku bagi industri sekaligus produsen otomotif raksasa Jepang, Honda Motor Company Limited (Ltd).
Dalam laman resminya, pada Desember 2024, Honda Motor Company merilis teknologi terkininya berupa sistem Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang penerapannya pada model-model generasi terbaru.
Honda Motor Company menyatakan, teknologi terbaru itu tidak hanya pengembangan engine berkapasitas 1.5 Liter dan 2.0 Liter, tetapi juga unit penggerak, dan teknologi kontrol.
Pada the new engine 1,5 Liter dan 2,0 Liter, Honda Motor Company menerapkan Direct-Injection Atkinson Cycle pada sistem Front Wheel Drive (FWD), yang powerful dan 10-40 persen lebih efisien konsumsi bahan bakarnya
Teknologi engine terkini itu juga terintegrasi dengan sistem pendingin dan berkombinasi dengan Mid-size Platform generasi anyar, yang masih dalam proses pengembangan.
Selain itu, Honda Motor Company juga masih memproses pengembangan EV Drive Mode dan Hybrid Drive Mode sehingga lebih berperforma.
Baca Juga: Masa Angkutan Nataru Usai, Penumpang Kereta Masih Padati Stasiun
Ada juga Honda S+ Shift, fitur terbaru, yang secara presisi, mengontrol putaran mesin secara ketika berakselerasi dan deselerasi,. Rencananya, penerapan sistem itu pada The All-New Honda Prelude yang penjualannya pada tahun ini.
Inovasi berikutnya adalah unit penggerak Elektrik All Wheel Drive AWD (E-AWD) terbaru pada model HEV dan Electric Vehicle (EV). Teknologi inovatif itu menghasilkan daya yang lebih gahar, termasuk ketika berakselerasi.
Pola E-AWD juga menghasilkan pendistribusian data secara lebih sempurna dan optimal anta-roda penggerak, sekaligus stabilitas.
Tentunya, ada target dan misi yang diusung Honda Motor Company seiring dengan aktivasi teknologi generasi baru tersebut. Yakni, mencanangkan volume penjualan HEV-EV sebanyak 1,3 juta unit pada 2030. (win)
