KESATU.CO – BANDUNG, Menjelang pekan ketiga November 2024, ada kabar gembira bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah Banten-Daerah Khusus Ibu Kota (DKI Jakarta)-Jabar.
Kabar membahagiakan itu berkenaan dengan perkembangan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi.
Dalam laman resminya, di wilayah Banten-DKI Jakarta-Jabar PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak mengubah harga BBM Non-Subsidi khususnya jenis Pertamax.
Ini berarti, harga jual Pertamax di Banten-DKI Jakarta-Jabar tetap berada pada posisi Rp12.100 per liter.
Akan tetapi, harga beberapa BBM Non-Subsidi lainnya, yaitu Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex, mengalami perubahan.
Baca Juga: BRI Sukses Tekan Kredit Macet, Dirut Ungkap Resep Rahasianya
Kini, harga empat BBM Non-Subsidi itu lebih mahal daripada sebelumnya, yakni pada level Rp290-Rp450 per liter.
Hal yang mendasari PT Pertamina (Persero) menyesuaikan harga empat BBM Non-Subsidi itu yakni Surat Keputusan Menteri (Kepmen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022
Lalu, bagaimana dengan BBM Subsidi, utamanya Pertalite?
Karena berstatus komoditas subsidi, dan harga jualnya ditetapkan pemerintah, harga Pertalite dan Bio Solar di wilayah Banten-DKI Jakarta-Jabar pun tidak berubah.
Yakni, masing-masing Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter. (*)
Harga BBM Non-Subsidi Banten-DKI Jakarta-Jabar (per liter)
Jenis Harga Baru Harga Lama
Pertamax Rp12.100 Rp12.100
Pertamax Turbo Rp13.500 Rp13.250
Pertamax Green 95 Rp13.150 Rp12.700
Dexlite Rp13.050 Rp12.700
Pertamina Dex Rp13.440 Rp13.150
Harga BBM Subsidi Banten-DKI Jakarta-Jabar (per liter)
Jenis Harga Baru Harga Lama
Pertalite Rp10.000 Rp10.000
Bio Solar Rp6.800 Rp6.800
