KESATU.CO, PURWAKARTA — Duka mendalam menyelimuti warga Desa Citalang, Kabupaten Purwakarta. Sebuah video aksi penganiayaan yang memperlihatkan seorang ayah tega menganiaya anak kandungnya sendiri yang masih balita viral dan beredar luas di berbagai platform media sosial.
Aksi tak terpuji tersebut langsung memicu kemarahan publik dan respons cepat dari aparat kepolisian setempat.
Tak butuh waktu lama bagi petugas kepolisian dari Polres Purwakarta untuk bertindak. Pelaku yang terbukti melakukan tindakan tercela tersebut kini telah berhasil ditangkap dan diamankan di Mapolres Purwakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian memastikan akan memproses kasus penganiayaan anak di bawah umur ini secara tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.
Bupati Purwakarta “Om Zein” Turun Tangan Langsung
Kasus kekerasan 4nak di Citalang ini mendulang simpati dari berbagai pihak, termasuk Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein. Bertempat di Lembur Harepan, Om Zein secara langsung menemui sang balita korban penganiayaan yang datang didampingi oleh neneknya.
Rasa haru tak tertahankan saat Om Zein menyambut kedatangan balita malang tersebut. Melihat kondisi psikologis dan masa depan anak yang terancam akibat trauma aksi kekerasan orang tuanya, Om Zein langsung mengambil langkah nyata untuk menjamin masa depan korban.
Dalam pertemuan emosional tersebut, Om Zein menyerahkan bantuan langsung berupa bekal dan jaminan biaya sekolah untuk balita tersebut selama dua tahun ke depan. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban sang nenek yang kini menjadi pengasuh utama sang balita pasca-penangkapan ayah korban.
“Setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan rasa aman. Apa yang terjadi pada balita ini adalah tindakan yang sangat tidak bisa ditoleransi. Kita harus memastikan masa depannya tetap terjamin,” tegas Om Zein di Lembur Harepan.
Pesan Penting Om Zein untuk Pengawasan Anak di Purwakarta
Dampak dari kejadian memilukan ini membuat Bupati Om Zein memberikan perhatian ekstra terhadap keselamatan anak-anak di wilayah Purwakarta, khususnya bagi keluarga rentan. Kepada sang nenek yang kini merawat korban, Om Zein menyampaikan pesan mendalam dan memberikan akses komunikasi terbuka.
Om Zein berpesan secara khusus agar sang nenek tidak sungkan untuk melapor langsung kepadanya jika di kemudian hari terjadi kendala, masalah kesehatan, maupun ancaman keselamatan yang menimpa balita tersebut.
“Saya minta ke Nenek, ke depan kalau ada apa-apa dengan anak ini, langsung bilang ke saya. Jangan sungkan. Anak ini tanggung jawab kita bersama untuk dijaga dan dibesarkan dengan baik,” ujar Om Zein penuh penekanan.
Orang nomor satu di Purwakarta itu juga mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat atau mengindikasikan adanya dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) maupun penganiayaan terhadap anak, warga diminta segera melaporkan ke pihak berwajib atau dinas terkait agar tindakan pencegahan bisa segera dilakukan sebelum memakan korban.
Kini, balita korban penganiayaan di Citalang tersebut berada dalam perlindungan keluarga dan dalam pemantauan dinas sosial serta pemerintah daerah Purwakarta untuk memulihkan kondisi fisiknya maupun mentalnya dari trauma masa lalu.***