KESATU.CO, PURWAKARTA – Suasana heboh dan penuh gelak tawa mewarnai Lapangan Desa Sukasari saat jajaran Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali menggelar program Gempungan.
Kehadiran Bupati Purwakarta, Om Zein, menjadi magnet utama yang menyedot perhatian puluhan ribu warga lokal, khususnya rombongan ibu-ibu alias emak-emak yang telah memadati lokasi sejak pagi hari.
Di tengah deretan stan pelayanan publik mulai dari pembuatan KTP elektronik, pemeriksaan kesehatan, hingga pelayanan perizinan usaha salah satu area yang paling diserbu warga adalah pos pembagian bibit tanaman gratis.
Bibit pohon buah dan sayuran yang disediakan dinas terkait habis diserbu dalam hitungan jam oleh warga yang antusias ingin menghijaukan pekarangan rumah mereka.
Keriuhan semakin menjadi-jadi ketika Bupati Om Zein turun langsung ke lapangan untuk menyapa warga dan membagikan secara simbolis paket bibit tersebut. Celetukan khas dan ceplas-ceplos emak-emak kerap terdengar di tengah barisan antrean yang mengular panjang.
“Berasa mimpi ketemu Om Zein!” sahut salah seorang emak-emak dengan wajah sumringah sembari memeluk erat polibag bibit mangga yang baru didapatnya.
Sahutan spontan tersebut langsung disambut gelak tawa riuh dari warga sekitar dan membuat jajaran pejabat Pemkab Purwakarta tersenyum lebar.
Kehadiran sosok pimpinan daerah yang dinilai merakyat dan tanpa sekat tersebut memang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Sukasari.
Banyak warga yang memanfaatkan momen langka ini tidak hanya untuk mengurus dokumen penting, tetapi juga berburu foto bersama (selfie) dengan bupati pilihan mereka.
Dalam sambutannya, Om Zein menyampaikan bahwa kegiatan Gempungan bukan sekadar ajang seremonial, melainkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat desa yang jauh dari pusat kota.
Terkait pembagian bibit gratis, beliau menegaskan pentingnya menjaga ketahanan pangan keluarga dari tingkat yang paling dasar.
“Pelayanan publik harus datang mendekat, bukan masyarakat yang dibikin susah melangkah jauh. Mengenai pembagian bibit tanaman gratis ini, kami ingin mengajak seluruh warga, terutama ibu-ibu rumah tangga, untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal. Jika pekarangan diisi tanaman produktif, kebutuhan dapur harian bisa terpenuhi sendiri,” ujar Om Zein di hadapan warga.
Program Gempungan Pelayanan Publik di Desa Sukasari ini berhasil mengintegrasikan belasan dinas dan instansi terkait.
Warga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus administrasi kependudukan seperti Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga, berkonsultasi mengenai layanan kesehatan dasar, hingga mengurus bantuan pertanian dan peternakan.
Antusiasme warga Desa Sukasari membuktikan bahwa sinergi antara kepemimpinan yang ramah dan program pelayanan publik terpadu mampu menciptakan suasana pemerintahan yang hangat dan responsif.
Acara berakhir dengan tertib seiring tuntasnya pembagian ribuan bibit gratis yang siap ditanam di pekarangan rumah warga.***
