KESATU.CO, PURWAKARTA – Di tengah masa pemulihan fisiknya di rumah sakit, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein menerima kunjungan hangat yang menyentuh hati.
Tamu istimewa tersebut adalah Yumna, seorang anak penyandang disabilitas, yang datang bersama ayahnya, Pak Yusuf. Kedatangan mereka bukan sekadar menjenguk, melainkan bentuk rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian Om Zein yang telah mengubah jalan hidup Yumna.
Sebelumnya, Pak Yusuf harus menelan kekecewaan mendalam ketika putri semata wayangnya tersebut tidak bisa masuk ke Sekolah Luar Biasa (SLB) yang dituju.
Pihak sekolah terpaksa menolak pendaftaran Yumna karena kapasitas jumlah siswa di sekolah tersebut sudah penuh. Bagi Pak Yusuf, seorang pekerja harian di salah satu toko mebel daerah Pasar Rebo, situasi ini menjadi cobaan berat.
Kesedihan Pak Yusuf kian bertambah melihat putri tunggal yang sangat dicintainya terancam kehilangan kesempatan untuk mengenyam pendidikan seperti anak-anak lainnya.
Mendengar kabar tersebut, Om Zein turun tangan memberikan bantuan agar Yumna dapat diterima di SLB. Berkat dorongan dan fasilitasi dari Om Zein, hambatan administratif dan kapasitas sekolah dapat teratasi hingga Yumna akhirnya resmi menjadi siswi di sekolah tersebut.
Wajah ceria Yumna kini memancarkan kebahagiaan setelah impian terbesarnya untuk duduk di bangku sekolah akhirnya terwujud.
Saat menjenguk Om Zein yang sedang dirawat di rumah sakit, Yumna secara langsung menyampaikan rasa bahagianya.
Momen pertemuan ini berlangsung penuh haru dan kehangatan. Om Zein merasa bersyukur dan tersentuh mendengar kabar perkembangan Yumna secara langsung.
“Alhamdulillah, Yumna penyandang disabilitas putri semata kerayangan Pak Yusuf kini sudah bisa sekolah dan langsung sampaikan pada Om Zein bahwa mimpinya bersekolah kini sudah terwujud,” ujar Om Zein dengan penuh rasa syukur.
Tidak berhenti pada fasilitasi masuk sekolah, kebaikan Om Zein kembali berlanjut di kamar perawatan tersebut. Melihat semangat Yumna dan perjuangan Pak Yusuf, Om Zein memberikan bantuan uang tunai tambahan.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membeli perlengkapan dan belanja kebutuhan sekolah Yumna, sekaligus menyokong biaya ongkos transportasi harian Pak Yusuf saat mengantar dan menjemput putrinya ke sekolah.
Sikap kepedulian ini membuktikan komitmen Om Zein dalam memperhatikan kesejahteraan warga, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan para penyandang disabilitas di Kabupaten Purwakarta.
Akses pendidikan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus menjadi salah satu perhatian utama yang terus didorong demi memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam meraih cita-citanya.
Pertemuan singkat namun bermakna tersebut diakhiri dengan untaian doa dan motivasi dari Om Zein untuk Yumna.
Sambil memberikan senyuman hangat, Om Zein memberi pesan penyemangat agar Yumna giat belajar dan tidak patah semangat dalam menuntut ilmu.
“Yang pinter sekolahnya, semangat ya…,” pesan Om Zein menutup pertemuan tersebut dengan penuh rasa kasih sayang.***
