KESATU.CO, PURWAKARTA – Ada momen unik sekaligus menyentuh hati dalam kegiatan rutin “Rebo Ngumum” Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, pada Rabu (12/8).
Saat bepergian menggunakan moda transportasi taksi online, Om Zein mendapati sang pengemudi (driver) ternyata belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Tanpa berpikir panjang, Bupati Purwakarta tersebut langsung mengambil tindakan nyata. Om Zein secara pribadi menanggung penuh pembayaran premi BPJS Ketenagakerjaan untuk driver tersebut selama satu tahun ke depan.
Gerak Cepat Lindungi Pekerja Informal
Tak berhenti di situ, di dalam perjalanan Om Zein langsung menghubungi pihak BPJS Ketenagakerjaan cabang setempat agar proses kepesertaan sang pengemudi segera ditindaklanjuti.
Ia juga meminta agar kemudahan akses asuransi ini tidak hanya diberikan kepada satu orang saja, melainkan menjangkau seluruh komunitas pengemudi taksi online dan pekerja informal lainnya di Kabupaten Purwakarta.
“Pekerja di sektor transportasi seperti driver taksi online ini memiliki risiko pekerjaan yang cukup tinggi di jalan raya. Mereka berhak mendapatkan perlindungan jaminan sosial yang layak,” tegas Om Zein di sela-sela komunikasinya dengan pihak BPJS.
Langkah spontan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Purwakarta dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan para pekerja, baik di sektor formal maupun informal.
Pentingnya Jaminan Sosial Pekerja Rentan
Om Zein menekankan bahwa perlindungan asuransi ketenagakerjaan bukanlah hal sekunder, melainkan kebutuhan mendasar. Musibah atau kecelakaan kerja adalah hal yang tidak pernah bisa diprediksi oleh siapa pun.
Menurut Om Zein, ada dua manfaat utama yang menjadi fokus perhatiannya terkait pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja:
* Perlindungan Risiko Kecelakaan Kerja: Memastikan pekerja mendapatkan penanganan medis secara maksimal tanpa harus terbebani biaya perawatan yang tinggi jika amit-amit terjadi kecelakaan saat bertugas.
* Jaminan Masa Depan Keluarga: Memberikan kepastian santunan bagi keluarga yang ditinggalkan apabila terjadi hal-hal fatal (meninggal dunia), sehingga ahli waris tetap memiliki penopang ekonomi.
“Kita tidak pernah berharap musibah terjadi. Tapi jika terjadi hal yang tidak diinginkan, keluarga yang ditinggalkan harus menerima manfaat santunan yang layak agar kehidupan mereka tetap berjalan,” ujar Bupati Purwakarta tersebut.
Dorong Akses Luas untuk Pengemudi Transportasi Online
Inisiatif dalam agenda Rebo Ngumum ini diharapkan menjadi pemantik sinergi yang lebih luas antara Pemerintah Kabupaten Purwakarta, penyedia aplikasi transportasi online, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Om Zein mendorong agar ada program edukasi dan pendataan yang lebih masif bagi para pengemudi ojek maupun taksi online di Purwakarta.
Mengingat besarnya jumlah pekerja di sektor gig economy ini, jaminan perlindungan sosial menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim kerja yang aman dan sejahtera.
Aksi nyata Om Zein ini menuai apresiasi dari sang pengemudi taksi online yang mengaku kaget sekaligus haru. Momen Rebo Ngumum tanggal 12 Agustus ini pun menjadi bukti nyata kehadiran sosok pemimpin yang tidak sekadar mendengar aspirasi dari balik meja, tetapi terjun langsung menyapa dan memberikan solusi konkret bagi rakyatnya.***
