KESATU.CO, PURWAKARTA — Kegembiraan tak tertahankan menyelimuti warga Kampung Cipetir, Desa Liung Gunung, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Jalan antardesa yang dulunya rusak parah, berlubang, dan menyulitkan aktivitas kini telah berubah total menjadi jalan mulus berlapis aspal padat.
Suasana haru bercampur antusiasme mewarnai pemandangan desa saat warga merayakan tuntasnya pengerjaan infrastruktur vital tersebut.
Bagi masyarakat setempat, perbaikan jalan ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan napas baru bagi perekonomian dan mobilitas harian mereka.
Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang buruk kerap menjadi kendala utama saat melintas, terutama musim hujan yang mengubah lubang jalan menjadi genangan lumpur berbahaya.
Kini, senyum lebar dan rasa syukur dipancarkan oleh warga yang melintasi jalan baru yang nyaman dan aman.
Akses Vital Pembawa Kesejahteraan Pedesaan
Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus menggenjot percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur di berbagai titik wilayah.
Langkah ini diambil karena jalan desa memegang peranan sangat strategis sebagai jalur distribusi hasil pertanian, akses pendidikan anak-anak sekolah, hingga konektivitas layanan kesehatan masyarakat.
Akses jalan yang memadai di Kampung Cipetir ini dipastikan akan memangkas waktu tempuh warga menuju pusat kecamatan maupun pasar.
Mobilitas barang dan jasa yang kian lancar otomatis menekan biaya transportasi, sehingga mampu mendongkrak roda perekonomian warga pedesaan di Kecamatan Plered secara signifikan.
Langkah masif perbaikan jalan ini menegaskan komitmen Pemkab Purwakarta dalam memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menyentuh pelosok desa yang membutuhkan perhatian langsung.
Komitmen Bupati Om Zein: Pemerataan Jalan Mulus di Seluruh Purwakarta
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan di pedesaan merupakan prioritas utama pemerintahannya.
Om Zein menyampaikan bahwa pemerataan pembangunan adalah hak seluruh masyarakat Purwakarta tanpa terkecuali.
“Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan bukan hanya milik warga yang tinggal di lingkungan perkotaan. Semua jalan yang ada di pedesaan juga harus mulus dan layak dilalui, karena di situlah denyut nadi perekonomian rakyat berputar,” ujar Om Zein.
Ia menambahkan, perbaikan jalan rusak di seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta akan terus dilanjutkan dan diselesaikan secara bertahap.
Mengingat keterbatasan anggaran dan luasnya wilayah, pemkab menyusun skala prioritas agar jalan-jalan dengan tingkat kerusakan berat dan mobilitas tinggi dapat ditangani terlebih dahulu.
Om Zein juga berpesan kepada masyarakat Kampung Cipetir dan Desa Liung Gunung untuk bersama-sama merawat jalan yang sudah dibangun tersebut.
Penjagaan tonase kendaraan yang melintas serta gotong royong membersihkan saluran air (drainase) di sisi jalan menjadi kunci penting agar kualitas aspal tetap awet dan tahan lama.
Respons Positif dan Harapan Warga Kampung Cipetir
Sorak gembira warga Kampung Cipetir menjadi bukti nyata betapa pentingnya kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Sejumlah warga mengaku sangat lega karena kini tak perlu khawatir lagi jatuh atau terperosok saat berkendara di malam hari maupun di tengah guyuran hujan deras.
Para petani dan pedagang lokal menjadi pihak yang paling merasakan dampak positif dari pembenahan jalan ini. Proses pengangkutan hasil bumi menuju pasar kini berjalan jauh lebih cepat tanpa risiko barang rusak di perjalanan akibat goncangan jalan berlubang.
Dengan tuntasnya pengerjaan jalan di Kampung Cipetir, Desa Liung Gunung, warga mengapresiasi kerja cepat Bupati Om Zein dan jajaran Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Warga berharap program perbaikan jalan secara bertahap ini terus berlanjut ke kampung-kampung tetangga lainnya, sehingga seluruh pelosok Kabupaten Purwakarta dapat terhubung dengan infrastruktur jalan yang mulus, aman, dan memadai.***
