KESATU.CO – BANDUNG, Bagi setiap korporasi, terutama berpelat merah, kolaborasi merupakan jurus ampuh agar performa dan kinerjanya terus berkilau. Hal itu pun aktif dilakukan PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb.
Sinergi terbaru perbankan berpredikat korporasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini yaitu menjalin harmonisasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo atau PT Bank SulutGo.
Bentuk kerjasamanya yakni pengelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Resminya sinergi dengan PT Bank SulutGo ditandai oleh penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur Konsumer & Ritel bank bjb, Yusuf Saadudin, dan Direktur Utama PT Bank SulutGo, Revino M. Pepah, di di T Tower bank bjb, Jakarta, belum lama ini.
“Kami memiliki produk DPLK, yaitu bjb Siap, yang tidak hanya membantu pekerja merencanakan masa depannya, tetapi juga punya banyak manfaat sesuai kebutuhan setiap individu” tandas Yuddy Renaldi, Direktur Utama bank bjb dalam keterangannya.
Yuddy Renaldi berpendapat, sinergi ini tidak hanya memperkuat posisi perbankan yang bermarkas besar di Jalan Naripan Bandung tersebut, tetapi juga bisa menjadikan korporasi yang dinakhodainya tampil sebagai aktor utama industri keuangan di Indonesia.
Baca Juga: Industri Halal Semakin Bergairah, Sebanyak Ini Nilai Perputaran Uangnya Versi OJK
Melalui sinergi ini, ujarnya, pihaknya siap turut mengelola dana pensiun pegawai Bank SulutGo.
Yuddy Renaldi menuturkan,program DPLK yang selama ini pihaknya gulirkan terdiri atas berbagai paket investasi. Antara lain, sebut dia, Paket A yang fokusnya pasar uang,
“Fokus Paket B yaitu pasar campuran. Sedangkan fokus Paket C adalah pasar pendapatan tetap” terang Yuddy Renaldi.
Kolaborasi dengan PT Bank SulutGo juga, tambah Yuddy Renaldi, tidak hanya soal pengelolaan dana pensiun, tetapi juga menjadi sebuah cara untuk memperkuat hubungan yang lebih harmonis dalam berbagai lini bisnis lainnya. (*)
