KESATU.CO – BANDUNG, Perlahan tapi pasti, kereta menjelma sebagai moda transportasi terfavorit dan primadona masyarakat. Fakta itu terlihat pada berjubelnya volume penumpang selama periode masa Angkutan Natal-Tahun Baru (Nataru) 2024-2025, pada 19 Desember 2024-5 Januari 2025.
Di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, secara kumulatif, volume penumpang kereta, baik kereta jarak jauh, Public Service Obligation (PSO), maupun Commuter Line, berjumlah jutaan orang.
Joni Martinus, Vice President Corporate Secretary PT KAI (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI), mengemukakan, selama periode Nataru 2024-2025 yakni 19 Desember 2024-5 Januari 2025, pihaknya mengaktifkan 58 perjalanan per hari guna melayani 1,1 juta orang penumpang di wilayah kerja PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung.
“Tepatnya sebanyak 1.136.856 orang penumpang atau 63.159 orang per hari,” tandas mantan Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung itu.
Volume penumpang selama periode Nataru 2024-2025 tersebut, sambung dia, lebih banyak 14 persen daripada proyeksi awal, yaitu sebanyak 998.066 orang.
Jumlah itu pun, tambah mantan Vice President Public Relation PT KAI (Persero) ini, lebih banyak 16 persen daripada periode Angkutan Nataru 2023-2024, yang kala itu berjumlah 976.980 orang.
Baca Juga: Melan : Pemuda Pancasila Merupakan Pengawal Konstitusi
Joni Martinus menuturkan, di wilayah kerja PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, Stasiun Bandung merupakan titik terbanyak penumpang Commuter Line, yakni 139.314 orang.
Titik terbanyak volume penumpang selanjutnya, ucap Joni Martinus, yakni Stasiun Cicalengka dan Stasiun Cikarang. Jumlahnya, kata dia, masing-masing 107.490 orang dan 103.358 orang penumpang.
Bandung Raya, sahutnya, menjadi Commuter Line terfavorit selama Nataru 2024-2025. Jumlah penumpangnya, ucap Joni Martinus, sebanyak 674.623 orang.
Commuter Line Walahat, ujar dia, menjadi yang terbanyak berikutnya. “Volume penumpangnya (Walahar) 256.780 orang,” sebut Joni Martinus.
Dua Commuter Line selanjutnya, Garut dan Jatiluhur, tukas Joni Martinus, juga favorit masyarakat selama Nataru 2024-2025. Volume penumpang kedua Commuter Line itu, tambah Joni Martinus, masing-masing 171.280 orang dan 34.173 orang.
Masih di wilayah kerja PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, selama periode Nataru 2024-2025, volume penumpan kereta jarak jauh dan PSO pun diminati masyarakat
Dicky Eka Priandana, Executive Vice President PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, menimpali. Pada 19 Desember 2024-5 Januari 2025, ujar dia, pihaknya melayani 676.783 orang penumpang kereta jarak jauh dan lokal PSO Siliwangi (Cipatat-Sukabumi) .
Ke-676 ribu orang itu, jelasnya, mayoritas adalah penumpang kereta jarak jauh. “Jumlahnya 504.072 penumpang. Sisanya, 172.711 orang merupakan penumpang kereta lokal PSO Siliwangi,” ungkap Dicky Eka Priandana.
Perbandingannya dengan periode Nataru 2023-2024, jumlah pelanggan kereta jarak jauh Nataru 2024-2025 lebih banyak 4 persen. “Pada Nataru 2023-2024, kami melayani 486.041 penumpang kereta jarak jauh,” tutur dia.
Seluruh penumpang kereta jarak jauh selama Nataru 2024-2025, jelas Dicky Eka Priandana, mencakup 250.783 orang penumpang yang bertolak dari wilayah kerjanya.
Lalu, lanjutnya, sebanyak 253.289 orang lainnya adalah para penumpang yang tiba di wilayah kerja PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung.
Soal destinasi favorit di antara seluruh rute selama Nataru 2024-2025, Dicky Eka Priandana, menyebut beberapa kota. Yaitu, Betawi alias Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Surabaya.
“Beberapa kota lain di Jateng-Jatim pun menjadi tujuan favorit. Di antaranya Purwokerto, Semarang, Kutoarjo, Blitar, dan Malang,” pungkas Dicky Eka Priandana. (win)
