KESATU.CO – BANDUNG, Bagi publik Bandung Raya dan Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, selama tiga dekade, 1970-2000 an, tentunya sangat familiar mendengar nama sebuah kereta legendaris rute Bandung-Gambir, Parahyangan.
Pada dekade pertama era millenial baru, yakni sekitar periode 2010, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengubah nama Parahyangan menjadi Argo Parahyangan, yang merupakan pengembangan Argo Gede.
Selama satu dekade lebih, Argo Parahyangan melayani dan memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat Bandung Raya dan DKI Jakarta
Namun, seiring dengan berlakunya Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka), mulai 1 Februari 2025, kiprah Argo Parahyangan tidak berlanjut
Meski demikian, masyarakat Bandung Raya dan DKI Jakarta yang ingin atau berencana bepergian menggunakan kereta pada rute Bandung-Jakarta dan sebaliknya, tetap terlayani.
Pasalnya, mulai 1 Februari 2025, PT KAI (Prersero) mengaktifkan lagi rangkaian kereta legendaris, Parahyangan, menggantikan Argo Parahyangan.
“Aktifnya Parahyangan menggantikan Argo Parahyangan merupakan upaya kami memperkuat dan menyempurnakan pelayanan serta pemenuhan kebutuhan transportasi masyarakat agar lebih berkualitas,” tandas Executive Vice President PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Dicky Eka Priandana.
Pada kehadirannya kali ini, tukasnya, pihaknya mengaktifkan lima perjalanan Parahyangan rute Bandung-Gambir dan lima perjalanan Parahyangan rute Gambir-Bandung.
Dicky Eka Priandana meneruskan, The New Parahyangan hadir dalam tiga jenis kelas yang lebih moderen daripada pendahulunya. Yaitu sebut dia, Panoramic, Eksekutif dan Ekonomi.
Baca Juga: Raup Laba Rp21 Triliun, Kekayaan BNI Bertambah
Pada Kelas Ekonomi, tuturnya, Parahyangan dilengkapi fasilitas seat ergonomis dan Air Conditioning (AC). Disempurnakan oleh service prima para kru yang ramah.
Fasilitas Parahyangan Kelas Eksekutif, lanjut Dicky Eka Priandana, berupa pelayanan dan kenyamanan premium.
Misalnya, adanya reclining seat, AC, dan ruang kaki yang lebih lapang sehingga semakin memepernyaman posisi duduk para penumpang selama perjalanan.
Service dan fasilitas istimewa Parahyangan, tambah Dicky Eka Priandana, terdapat pada Panoramic.
Kelas ini, ujarnya, dilengkapi The Wide Windows sehingga penumpang bisa menikmati pemandangan indah selama perjalanan. Misalnya, memandang suasana indah pergunungan yang merupakan ciri khas rute Bandung-Jakarta.
Jadwal Perjalanan Parahyangan (Bandung-Gambir)
– Parahyangan KA 131: pukul 05.00 WIB
– ParahyanganKA 135: pukul 06.35 WIB
– Parahyangan KA 133: 11.05 WIB
– Parahyangan KA 137: pukul 13.05 WIB
– Parahyangan KA 139: 19.25 WIB
Jadwal Perjalanan Parahyangan (Gambir-Bandung)
– Parahyangan KA 132: 07.30 WIB
– Parahyangan KA 138: 09.15 WIB
– Parahyangan KA 136: pukul 10.05 WIB
– Parahyangan KA 134: pulul 18.25 WIB
– Parahyangan KA 140: pukul 23.05 WIB. (win)
