KESATU.CO, SUKABUMI – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi resmi menerapkan sistem e-ticketing pada sejumlah destinasi wisata sebagai upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan retribusi daerah.
Sistem baru tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Asuransi Jasa Raharja Putra yang mengintegrasikan web e-ticketing, mesin Electronic Data Capture (EDC), dan printer thermal.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar mengatakan, digitalisasi sistem penjualan tiket menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh retribusi yang dibayarkan wisatawan tercatat dengan baik dan langsung masuk ke kas daerah.
“Selama ini kami terus menyampaikan bahwa dana yang dikumpulkan dari para pengunjung setiap minggu dipastikan menjadi pendapatan daerah. Hari ini kami kembali memastikan hal itu melalui penerapan e-ticketing yang semakin memudahkan proses transaksi sekaligus memperkuat transparansi,” ujar Ali Iskandar.
Ia menjelaskan, kerja sama dengan Asuransi Jasa Raharja Putra telah berhasil direalisasikan sehingga sistem e-ticketing kini terintegrasi dengan mesin EDC dan printer thermal. Kehadiran sistem tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pembelian tiket, mengurangi transaksi manual, serta memberikan kenyamanan bagi para wisatawan.
“Alhamdulillah, kami berhasil merealisasikan kerja sama dengan Asuransi Jasa Raharja Putra melalui web e-ticketing yang terintegrasi dengan mesin EDC dan printer thermal. Sistem ini akan memberikan kemudahan bagi pengunjung sekaligus memastikan seluruh retribusi yang dibayarkan masuk langsung ke kas daerah,” katanya.
Ali mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus berada di garis depan dalam menjaga tata kelola pendapatan sektor pariwisata agar semakin transparan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Seluruh dana yang dihimpun dari retribusi wisata akan masuk ke kas daerah dan selanjutnya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mendukung pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui sistem tersebut, pengunjung cukup melakukan pembayaran di pintu masuk (gate) dan akan menerima e-ticket yang dapat digunakan untuk mengakses destinasi wisata sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tujuan utama penerapan sistem ini adalah meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan pengunjung, sekaligus memberikan nilai tambah bagi mitra kami dalam meningkatkan kualitas kerja sama dan pelayanan,” ujarnya.
Dengan penerapan e-ticketing, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap pengelolaan retribusi wisata menjadi lebih modern, efisien, dan akuntabel.
Selain meminimalkan potensi kebocoran pendapatan, sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola keuangan daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semakin kuat.
