Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Kabupaten Sukabumi
Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 tidak dilakukan sekadar untuk menyesuaikan struktur anggaran.
Pembangunan kembali Jembatan Leuwidinding menjadi bukti semangat kolaborasi dan sinergi yang positif untuk memberikan manfaat lebih besar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat
HJKS harus banyak diisi kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Khitanan massal pun kalau bisa dilaksanakan rutin beberapa kali dalam setahun.
Perubahan APBD 2026 kini tidak hanya menjadi soal penyesuaian postur anggaran. DPRD memberi sinyal kuat agar pemerintah daerah menjawab tantangan yang lebih besar: bagaimana meningkatkan kemandirian fiskal ketika PAD melemah, tanpa menambah beban masyarakat dan tanpa mengorbankan pelayanan publik.
Pembangunan Jembatan Leuwidingding diharapkan dapat memperkuat aksesibilitas masyarakat di wilayah Jampangtengah. Kehadiran infrastruktur tersebut juga diharapkan memberi dampak terhadap mobilitas serta aktivitas ekonomi warga di wilayah sekitar.
Pengelolaan BUMDes, penguatan sektor pertanian, hingga pemberdayaan UMKM menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi desa tidak selalu harus dimulai dari program besar. Tata kelola yang profesional, keberanian membangun kolaborasi, serta kemampuan menghubungkan produksi dengan pasar justru menjadi kunci agar perputaran ekonomi benar-benar kembali kepada masyarakat.
Dengan dimulainya tahapan pandangan umum fraksi, pembahasan Perubahan APBD 2026 kini memasuki fase penting. DPRD akan menjadi arena pengujian terhadap setiap perubahan arah anggaran sebelum kebijakan tersebut ditetapkan menjadi dasar pembangunan Kabupaten Sukabumi.
Perubahan terjadi dalam susunan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sukabumi. Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) merotasi salah satu wakilnya di alat kelengkapan dewan yang berperan penting dalam pembahasan anggaran daerah.
Potensi perempuan bukan sekadar kekuatan sosial. Di tangan kreativitas dan inovasi, perempuan Sukaraja berpeluang menjadi salah satu penggerak ekonomi dari tingkat keluarga hingga pasar yang lebih luas.
Kadudampit tidak perlu mencari identitas baru. Budaya yang masih hidup, potensi wisata yang dimiliki, serta UMKM yang terus tumbuh menjadi modal besar untuk membangun kekuatan daerah dari potensi lokalnya sendiri.