KESATU.CO – Masyarakat dan pelaku usaha perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan KlikBCA Bisnis yang kini marak terjadi.
Para pelaku kejahatan siber menggunakan teknik phishing dengan membuat situs tiruan untuk menjebak nasabah agar memasukkan data kredensial perbankan, yang berujung pada pembobolan rekening perusahaan.
Ancaman ini sering kali muncul ketika pengguna mengakses layanan KlikBCA Bisnis melalui mesin pencarian (search engine).
Penipu sengaja membuat website palsu dengan alamat URL yang dimiripkan dengan situs resmi.
Agar terlihat meyakinkan dan muncul di urutan teratas hasil pencarian, pelaku kejahatan ini memanfaatkan fitur iklan berbayar (ads/sponsored) pada mesin pencari tersebut.
Secara visual, website palsu tersebut memiliki antarmuka yang nyaris identik dengan situs asli BCA.
Hal ini membuat nasabah yang kurang teliti merasa aman dan tidak menyadari adanya kejanggalan.
Di sinilah jebakan phishing bekerja. Saat masuk ke situs tersebut, korban akan diarahkan untuk mengisi data rahasia seperti Corporate ID, User ID, hingga respon KeyBCA (Appli 1 dan Appli 2).
Data-data yang diinput tersebut kemudian direkam oleh pelaku untuk mengakses rekening korban secara ilegal.
Oleh karena itu, penerapan tips aman transaksi menjadi krusial. Salah satu langkah pencegahan utama adalah memastikan akses hanya dilakukan melalui dua sumber resmi, yakni www.klikbca.com atau www.bca.co.id.
Nasabah diimbau untuk tidak pernah mengakses layanan perbankan melalui link yang berlabel iklan di mesin pencari.
Cek selalu alamat URL pada browser. Modus website palsu sering memodifikasi tautan resmi menjadi alamat yang mencurigakan, seperti vin-vpnklikb.com, wx2.my.id/kbcabisnis, atau klikbcabisnis.com.
Selain memverifikasi alamat situs, nasabah wajib menjalankan prosedur double checking pada setiap transaksi.
Pastikan otorisasi hanya diberikan untuk transaksi yang valid dan dijalankan oleh pihak yang berwenang. Jangan pernah memberikan respon Appli 2 jika Anda tidak sedang melakukan transaksi finansial apa pun.
BCA menegaskan agar nasabah menjaga kerahasiaan data pribadi. Jangan pernah mengisi formulir atau memberikan Corporate ID, User ID, PIN Token, serta respon Appli 1 dan Appli 2 kepada pihak manapun, termasuk yang mengaku sebagai petugas bank.
Baca Juga: Pemdaprov Jabar Hadirkan Inovasi Pengelolaan Sampah Hingga Pencegahan Abrasi Laut Sepanjang 2025
Jika menemukan modus penipuan KlikBCA Bisnis atau aktivitas mencurigakan lainnya, segera laporkan ke pihak BCA.
Nasabah dapat menghubungi Halo BCA Bisnis di nomor 1500998 atau melalui layanan aplikasi haloBCA bebas pulsa untuk penanganan lebih lanjut.
Informasi modus terkini juga dapat diakses melalui www.bca.co.id/awasmodus.***
