KESATUCO – Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah, mendorong para kader Posyandu dan pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kemandirian ekonomi keluarga.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan pemberdayaan kader di Aula Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong.
Kegiatan tersebut diikuti Ketua TP-PKK Kecamatan Warudoyong, Ketua TP-PKK Kelurahan Sukakarya, serta puluhan kader Posyandu dari berbagai RW di wilayah tersebut.
Baca Juga: Pemkot Sukabumi dan Bank BJB Sepakati Langkah Bersama Majukan Ekonomi Daerah
Menurut Ranty, keberadaan Posyandu tidak hanya berperan dalam sektor kesehatan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mencerminkan kualitas pelayanan publik di tingkat paling dasar.
“Kader Posyandu adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan bukan hanya keterampilan teknis, tapi juga etika dalam melayani,” ujarnya.
Ia mencontohkan pentingnya sikap ramah dalam menyambut warga yang datang ke Posyandu, terutama di bagian penerimaan atau meja pendaftaran.
Baca Juga: Pemkot Bandung Serius Jaga Keamanan Digital Warga
Menurutnya, sikap yang humanis dapat meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di lingkungan mereka.
Tak hanya fokus pada pelayanan, TP-PKK Kota Sukabumi juga mengajak para kader agar lebih aktif dalam mengembangkan usaha produktif di rumah tangga.
Ranty menilai, para kader memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku UMKM yang berdaya saing, asalkan dibekali dengan pelatihan yang tepat dan semangat untuk belajar.
Baca Juga: DPRD dan Pemkot Bandung Sepakati PjP APBD 2024 dan RPJMD 2025–2029
“Kalau kader punya usaha, itu bisa jadi tambahan penghasilan. Tapi lebih dari itu, itu juga bentuk kemandirian yang akan memperkuat ekonomi keluarga,” tuturnya.
Ia pun mendorong agar pelatihan keterampilan dan penguatan usaha mikro terus digencarkan melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan lembaga pelatihan dan pemerintah kelurahan.
Ranty berharap, semangat untuk terus melayani dan mandiri bisa menjadi ciri khas kader PKK Kota Sukabumi. “Kita ingin kader bukan hanya aktif, tapi juga sejahtera. Perempuan bisa menjadi pendorong perubahan, baik dalam keluarga maupun lingkungan,” katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan yang rutin digelar di tingkat kelurahan. Di dalamnya, para kader tidak hanya mendapat pembekalan materi, tetapi juga diajak untuk berbagi pengalaman serta merancang program bersama yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Baca Juga: Hingga Medio 2025, Satgas Anti Rentenir Tangani 17.430 Pengaduan
TP-PKK berharap, semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini akan terus tumbuh dan meluas ke seluruh wilayah Kota Sukabumi.
