KESATU.CO – Mewakili Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Saepul Bahri Binzein, Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin secara langsung menghadiri undangan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pertemuan khusus dengan Kemendagri ini bertujuan untuk memperkuat komitmen dan aksi nyata dalam upaya percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin mengatakan, forum khusus dengan Kemendagri tersebut membahas komitmen, yang difokuskan pada strategi dan komitmen penanggulangan TBC.
Baca Juga: Siber Bareskrim Polri Kembali Bekukan dan Sita Dana Rp 154 Miliar Terkait Judi Online
”Agenda utama forum ini mencakup beberapa poin krusial, yaitu penyampaian situasi penanganan TBC, khususnya pelaksanaan Provincial Health Transformation Council (PHTC) di delapan provinsi yang menjadi fokus dan progres indikator penuntasan TBC di daerah-daerah,” ujar Abang Ijo.
Selain itu, kata Abang Ijo, pada forum tersebut membahas Langkah-langkah strategis untuk percepatan penanggulangan TBC.
”Acara ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen oleh para gubernur sebagai bentuk dukungan terhadap visi Indonesia Maju Bebas TBC,” ucapnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk lebih serius dan terstruktur dalam menangani TBC.
Baca Juga: Cahaya Harapan dari UM Bandung: 124 Alumni Siap Mengabdi untuk Negeri
”Mengingat penyakit ini masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia,” pungkasnya.
Diketahui, Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat terbesar di Indonesia. Laporan Global Tuberculosis Report 2024 mencatat Indonesia berada di peringkat kedua dunia dengan estimasi 1,09 juta kasus TBC dan 125 ribu kematian per tahun. Angka ini menegaskan urgensi percepatan penanggulangan TBC secara masif dan terintegrasi.
Dalam pernyataanya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mempercepat eliminasi TBC. Menurutnya, TBC tidak dapat ditangani hanya oleh sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah melalui kebijakan, kewenangan, dan sumber daya yang ada.
“Percepatan eliminasi TBC tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Semua perangkat daerah harus bergerak bersama. Kemendagri akan memastikan agar penanggulangan TBC menjadi prioritas pembangunan di setiap daerah,” ujar Mendagri Tito pada Rapat Koordinasi Forum 8 Gubernur, Selasa (26/8).
Baca Juga: Dinas Perhubungan Purwakarta Berikan Pelatihan Driver Ambulans dan Juru Parkir
Sebagai informasi, acara yang berlangsung secara luring pada Selasa, 26 Agustus 2025, pukul 08.00 WIB, bertempat di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta Pusat itu.
Selain itu, dalam forum ini sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Sekretaris Negara, Menteri Kesehatan (Menkes), dan Kepala Staf Kepresidenan. ***
