KESATU.CO -BANDUNG, Bergulirnya agenda global yang berkaitan dengan kelestarian alam, Net Zero Emission (NZE), direspon kalangan industri, termasuk otomotif.
Sebagai bentuk saya dukung terealisasinya NZE, yang di Indonesia, targetnya tercapai pada 2060, banyak Agen Pemegang Merek (APM) menghadirkan model-model berbasis elektrik.
Jenisnya, antara lain full Electric Vehicle (EV), Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), maupun Battery Electric Vehicle (BEV).
Adalah APM Toyota Motor Corporation, PT Toyota Astra Moto (TAM), yang juga turut menyemarakkan geliat pasar kendaraan elektrik xi Indonesia. Buktinya, saat ini, PT TAM memiliki beberapa produk berbasis elektrik.
Di antaranya, The All New Toyota Corolla Cross Hybrid dan The New Toyota Kijang Innova Zenix.Hybrid. Bahkan, PT TAK pun punya model full EV, yaitu Toyota bZ4x.
Lalu, model kendaraan elektrik apa yang menjadi fokus pengembangan PT TAM?
Pada sela-sela launching The New Toyota Fortuner di kawasan Jalan Setiabudi Bandung, Andrias Fajaruddin, Area Management PT TAM West Java, menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat model elektrifikasi.
“Rencana kami, menghadirkan beragam model berbasis elektrik pada seluruh segmen, mulai low sampai high, apakah kelas MPV (Multi Purpose Vehicle (MPV) SUV, dan lainnya,” tegas Andrias Fajaruddin.
Baca Juga: Mau Bepergian Gunakan Kereta? Manfaatkan Saja Bandung Great Sale, Mengapa? Ini Penjelasan KAI
Agar rencana itu terealisasi, lanjut dia, pihaknya fokus pada pengembangan model hybrid alias HEV. Dasarnya, jelas dia, permintaan pasar hybrid menunjukkan perkembangan positif.
Soal full EV dan BEV, Andrias Fajaruddin mengatakan, pihaknya tetap punya rencana dan keinginan memperkuat model tersebut.
Namun, imbuhnya, perlu pengkajian dan perencanaan ya g super matang. Tidak itu saja, ketersediaan fasilitas pendukung kendaraan elektrik lainnya pun menjadi pertimbangan jajarannya.
Andrias menyatakan, tahun ini, pihaknya berencana untuk merilis model hybrid. Sayangnya, Andrias Fajaruddin enggan mengungkap varian dan model terbaru berkonsep hybrid itu.
“Bisa MPV, SUV, atau model lainnya. Yang pasti, tunggu saja tanggal mainnya,” kelit Andrias Fajaruddin. (*)
