KESATU.CO – BANDUNG, Demi kesempurnaan pelayanan, utamanya selama Masa Angkutan Idul Fitri 2025,, yakni 21 Maret-11 April 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) terus berbenah.
Satu buktinya, di Wilayah 2 Bandung, PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, selama Masa Angkutan Idul Fitri tahun ini, mengaktifkan 2.046 perjalanan kereta.
“Terdiri atas 528 perjalanan kereta reguler. Lalu, ada 1.452 perjalanan kereta Feeder. Kemudian, sebanyak 66 perjalanan kereta tambahan,” tandas Dicky Eka Priandana, Executive Vice President (EVP) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung.
Soal ketersediaan tiket, Dicky Eka Priandana menyatakan, selama Masa Angkutan Idul Fitri 2025, pihaknya mengalokasikan sebanyak 328.240 lembar tiket.
Ratusan ribu lembar tiket itu, tutur Dicky Eka Priandana, untuk keberangkatan dari wilayah kerjanya.
” Tiket-tiket itu meliputi 235.136 lembar tiket kereta jarak jauh reguler dan 62.964 kereta lokal reguler. Selain itu, tiket -tikey tersebut juga mencakup 30.140 lembar tiket kereta jarak jauh tambahan,” paparnya.
Pada periode tradisi mudik itu, sambungnya, agar kebutuhan transportasi publik terlayani secara prima, pihaknya mengaktifkan puluhan armada.
Rinciannya,, sebut dia, sebanyak 21 rangkaian kereta jarak jauh reguler, baik komersial maupun Public Service Obligation (PSO) alias bersubsidi, plus tiga rangkaian kereta lokal reguler PSO dan 3 rangkaian kereta feeder.
Baca Juga: Abon Cap Koki Go Internasional! Bersama BRI, UMKM Purbalingga Tembus Pasar Global
Dicky Eka Priandana menyampaikan, aktivasi kereta tambahan, yang secara otomatis menambah kapasitas tempat duduk adalah upaya jajarannya melayani kebutuhan transportasi publik secara prima pada Masa Angkutan Idul Fitri 2025.
Ketersediaan tu tiket kereta Masa Angkutan Idul Fitri 2025
A. Kereta jarak jauh komersial reguler
1. Argo Wilis (Bandung -Surabaya Gubeng): 7.700 lembar tiket
2. Turangga (Bandung-Surabaya Gubeng): 7.700 lembar
3. Dua rangkaian Malabar (Bandung-Malang): 22.880 lembar
4. Mutiara Selatan (Bandung-urabaya Gubeng): 11.440 lembar
5. Dua rangkaian Lodaya (Bandung- Solo Balapan): 21.472 lembar
6. Dua rangkaian Harina (Bandung-Surabaya Pasar Turi): 22.880 lembar
7. Pangandaran (Banjar-Gambir): 10.340 lembar
8. Papandayan (Garut -Gambir): 10.340 lembar
9. Lima rangkaian Parahyangan (Bandung-Gambir): 47.652 lembar
10. Ciremai (Bandung -Semarang Tawang): 11.440 lembar
11. Pasundan (Kiara Condong- Surabaya Gubeng): 16.324 lembar
B. Kereta jarak jauh dan lokal PSO reguler
1. Kahuripan (Kiaracondong-Blitar): 16.324 lembar
2. Kutojaya Selatan (Kiaracondong-Kroya): 16.324 lembar
3. Cikuray (Garut-Pasar Senen): 12.320 lembar
4. Tiga rangkaian Siliwangi (Cipatat-Sukabumi) : 62.964 lembar
C. Kereta jarak jauh tambahan komersial
1. Parahyangan Fakultatif (Bandung-Gambir): 7.700 lembar
2. Dua rangkaian Lodaya tambahan (Bandung-Solo Balapan): 22.440 lembar. (win/*)
