KESATU.CO – BANDUNG, Pergantian susunan kepemimpinan dalam sebuah korporasi adalah hal yang lumrah. Hal itu segera dialami PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb.
Informasinya, 5 September 2024 menjadi momentum bergulirnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) bank bjb.
Melalui lama resminya, bank bjb menyatakan, dalam RUPSLB itu, korporasi berlabel Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut mengajukan tiga nama untuk mengisi posisi dewan komisaris.
Kabarnya, nama pertama yakni Presiden Direktur Bank Maybank Indonesia Tbk, Taswin Zakaria Korporasi yang bermarkas di Jalan Narpan Bandung ini mengusulkan pria yang menakhodai PT Bank Maybank Indonesia selama 11 tahun yakni sejak 2013 itu sebagai Komisaris Utama bank bjb
Baca Juga: Kinerja BTN Agak Redup, Laba Bersihnya Terkontraksi, Jadi Berapa Angkanya?
Kabar selanjutnya nama kandidat dewan komisaris bank bjb yakni Hilman Purakusumah. Perbankan pelat merah ini mengajukan Senior Executive Vice President PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI) Tbk periode 2017-2019, yang saat ini berstatus Komisaris PT BPR Muliatama Dananjaya Tbk sejak 2021 dan Komisaris PT Trikoindo Cipta Mandiri sejak 2019 tersebut untuk menempati pos Komisaris Independen bank bjb.
Sedangkan sosok ketiga adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sekaligus Komisaris Utama PT Mohammad Taufiq Budi Satoso.
Diketahui, dia juga memiliki rangkap jabatan sebagai Komisaris Utama PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jabar.
Tentunya, ada persyaratan yang wajib dipatuhi ketiga nama itu apabila Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merestui mereka masuk jajaran Dewan Komisaris bank bjb.
Ketiganya wajib menanggalkan posisi yang selama ini mereka jabat. (“)
