KESATU.CO – BPJS Ketenagakerjaan Depok menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan dalam Workshop K3 Dasar untuk memperkuat pemahaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Kegiatan di Hotel Trans Jakarta, Cibubur, tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur ketenagakerjaan di Kota Depok, pada Senin (14/9/2026).
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Depok, Ibnu Rusdan, mengatakan keselamatan kerja tidak cukup dipahami sebagai aturan dan prosedur.
Menurut dia, pekerja juga perlu memiliki kepedulian terhadap keselamatan dirinya maupun orang lain di lingkungan kerja.
“Keselamatan kerja bukan hanya mengenai aturan dan prosedur, tetapi bagaimana kita membangun kesadaran untuk menjaga diri sendiri dan peduli terhadap keselamatan orang lain di lingkungan kerja,” ujar Ibnu dalam keterangannya, dikutip Selasa (15/9/2026).
Ibnu menilai upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara pekerja, perusahaan, HR, serikat pekerja, dan serikat buruh.
Workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber untuk membahas K3 dari berbagai perspektif.
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Indra, S.H., M.H., hadir sebagai keynote speaker dan menyampaikan materi mengenai pentingnya K3 dalam dunia ketenagakerjaan.
Sementara Kepala Balai K3 Bandung, M. Fertiaz, S.KM., M.KKK., membahas aspek regulasi K3. Adapun Dosen Universitas Indonesia, Dr. Mufti Wirawan, S.Psi., M.K.K.K., memberikan materi mengenai pentingnya membangun awareness atau kesadaran K3 di lingkungan kerja.
Peserta juga mengikuti pengukuran pemahaman K3 sebelum dan setelah workshop. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran selama workshop.
Ibnu berharap materi yang diperoleh peserta dapat diterapkan di tempat kerja masing-masing, antara lain dengan mengenali potensi risiko, meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan, dan saling mengingatkan untuk bekerja secara aman.
“Harapannya, apa yang diperoleh dalam workshop ini tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari. Budaya keselamatan akan tumbuh ketika kesadaran tersebut diwujudkan dalam tindakan,” katanya.***
