KESATUCO – Kebutuhan air bersih dan pemerataan layanan kesehatan menjadi persoalan yang paling banyak disampaikan warga Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi III, Junajah Jajah Nurdiansyah, di MD Al Huda, belum lama ini.
Di hadapan anggota dewan, warga mengungkapkan masih adanya wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih. Selain itu, masyarakat yang tinggal di daerah pelosok juga berharap pelayanan kesehatan dapat lebih mudah dijangkau dan merata.
Persoalan tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendasar yang harus segera mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga: Dulu Rusak Kini Mulus! 3 Ruas Jalan di Purwakarta Selesai Diperbaiki, Om Zein Beri Pesan Ini
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Junajah Jajah Nurdiansyah mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan pembahasan dan akan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD.
“Reses ini merupakan kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk tetap dekat dengan konstituen. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami tampung dan kami perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya.
Menurut Junajah, akses terhadap air bersih dan layanan kesehatan merupakan bagian penting dari pembangunan yang harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, pemerintah daerah perlu terus memperkuat program-program yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Selain persoalan air bersih dan kesehatan, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi lainnya seperti perbaikan jalan dan jembatan yang rusak, pembangunan sarana pendidikan, hingga bantuan permodalan bagi UMKM dan kelompok tani.
Meski beragam persoalan disampaikan, kebutuhan pelayanan dasar tetap menjadi perhatian utama masyarakat. Warga berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi keterbatasan yang selama ini mereka rasakan.
Junajah menegaskan seluruh usulan masyarakat akan dicatat dan dibahas dalam forum komisi sebelum diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga: Daya Beli Warga Terjaga, Inflasi Kota Sukabumi Makin Stabil
“Kami ingin memastikan setiap aspirasi yang muncul dalam reses tidak berhenti sebagai catatan semata, tetapi menjadi bagian dari upaya perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini menjadi kendala di lingkungan mereka.
Salah seorang warga, Asep, mengaku senang dapat berdialog langsung dengan anggota DPRD dan menyampaikan kebutuhan masyarakat tanpa perantara.
Ia berharap persoalan air bersih dan layanan kesehatan yang menjadi keluhan warga dapat segera mendapatkan solusi sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan yang lebih baik.
Baca Juga: Pemprov Jabar Raih Opini WTP ke-15 Kali Secara Berturut-turut dari BPK RI
Menutup kegiatan, Junajah mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa aspirasi warga merupakan bagian penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Pembangunan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap masukan yang disampaikan warga akan menjadi perhatian kami untuk diperjuangkan,” pungkasnya.
