KESATU.CO, PURWAKARTA — Langkah unik dan berdampak langsung pada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein.
Sebelum menghadiri agenda resmi pelepasan kontingen Jambore Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2026, orang nomor satu di Purwakarta ini mengeluarkan instruksi tegas namun menyejukkan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Melalui unggahan video di akun media sosial resminya, Om Zein mengimbau seluruh pegawai ASN untuk menerapkan gerakan “Rebo Ngumum” (Rabu Menggunakan Angkutan Umum) saat berangkat menuju tempat kerja. Kebijakan ini mewajibkan para pegawai meninggalkan kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas di rumah setiap hari Rabu.
Bukan Sekadar Imbauan: Om Zein Naik Taksi Online ke Kantor
Tak hanya sekadar memberi perintah dari balik meja kerja, Om Zein memberikan teladan nyata (lead by example). Dalam video tersebut, tampak Om Zein memesan dan langsung memasuki layanan taksi online dari kediaman pribadinya menuju Balai Negeri Pemda Purwakarta.
“Hari ini kita mulai gerakan Rebo Ngumum. Jangan ada ASN yang pakai kendaraan pribadi atau mobil dinas. Gunakan angkutan umum yang ada di sekitar kita,” ujar Om Zein dalam pesan videonya.
Langkah ini membuktikan komitmen kepemimpinan Om Zein yang tidak sungkan berbaur dan merasakan langsung pelayanan transportasi umum yang saban hari digunakan oleh masyarakat luas.
Gebrakan Ekonomi: Dari Efisiensi Jalur hingga Pendapatan Supir
Kebijakan Rebo Ngumum bukan sekadar aksi simbolis untuk mengurangi volume kendaraan di jalan raya. Lebih jauh dari itu, Om Zein menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk ikhtiar nyata pemerintah daerah dalam mendongkrak roda perekonomian sektor transportasi.
Selama ini, para pengemudi angkot, supir taksi online, hingga tukang ojek pangkalan kerap mengeluhkan penurunan jumlah penumpang akibat maraknya kepemilikan kendaraan pribadi. Dengan ribuan ASN Purwakarta yang serentak beralih ke moda umum setiap hari Rabu, potensi perputaran uang di sektor ini dipastikan melonjak tajam.
Beberapa dampak positif yang disasar melalui program ini meliputi:
1. Meningkatkan Income Pengemudi: Memberikan suntikan rezeki harian langsung kepada supir angkot, driver ojol, dan opang.
2. Menekan Emisi Karbon & Kemacetan: Mengurangi kepadatan arus lalu lintas menuju kawasan pusat pemerintahan di jam berangkat dan pulang kerja.
3. Efisiensi Anggaran Operasional: Mendorong efisiensi penggunaan bahan bakar kendaraan operasional dinas.
Lepas Kontingen Jambore Nasional Gerakan Pramuka 2026
Usai tiba di kantor Pemda Purwakarta dengan taksi online, Om Zein melanjutkan agenda utamanya, yaitu secara resmi melepas kontingen Jambore Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2026.
Dalam sambutannya di hadapan puluhan anggota Pramuka Penggalang yang terpilih, Om Zein menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial nilai-nilai yang sejalan dengan semangat gerakan Rebo Ngumum yang baru saja diluncurkannya.
Om Zein berharap para peserta Jambore Nasional 2026 dapat membawa nama harum Kabupaten Purwakarta di tingkat nasional. Kehadiran pemimpin daerah yang hadir dengan kesederhanaan tersebut memberikan motivasi tersendiri bagi para pramuka muda yang akan bertanding dan berjejaring di ajang bergengsi tersebut.
Respons Positif Masyarakat dan Pelaku Transportasi
Inisiatif Rebo Ngumum yang digagas Bupati Saepul Bahri Binzein ini mendapat sambutan hangat dari berbagai lapisan masyarakat, terutama para pelaku usaha transportasi lokal di Purwakarta. Banyak pengemudi angkot dan ojek berharap kebijakan ini bisa konsisten dijalankan dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Jawa Barat.
Dengan perpaduan kepemimpinan yang merakyat dan kebijakan berbasis keberpihakan ekonomi kerakyatan, Om Zein berhasil membuktikan bahwa inovasi sederhana bisa memberikan dampak besar bagi kesejahteraan warga Purwakarta.***
