KESATU.CO – BANDUNG, Ketersediaan fasilitas infrastruktur, seperti jalan, punya peran krusial sebagai penopang berbagai aktivitas, termasuk trigger perekonomian.
Karena itu, pemerintah aktif dan gencar membangun berbagai infrastruktur jalan. Nah, berkenaan dengan hal itu, ada kabar luar biasa bagi publik Kota Bandung.
Yakni, wajah Kota Bandung bisa seperti Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta. Kok bisa?
Melansir beberapa sumber, informasinya, pemerintah segera merealisasikan rencana pembangunan infrastruktur jalan di kota berjuluk Parisj van Java tersebut, yakni ruas Tax On Location (TOL) Dalam Kota Bandung.
Rencananya, pemerintah memulai mega-proyek infrastruktur jalan berjarak tempuh 27,3 kilo meter dan berkonsep flyover itu pada tahun ini.
Baca Juga: Honda Brio Satya Perkasa, Ungguli Duo Toyota: Calya-Agya, Sebanyak Ini yang Terjual
Konon, proyek pembangunan yang tertunda selama 17 tahun dan berdesain mirip russ TOL Tanjung Priok itu memerlukan biaya investasi bernilai mewah. Angkanya sekitar Rp8,3 triliun.
Jika terealisasi, ada beberapa rute pada TOL Dalam Kota Bandung yang satu fungsinya sebagai meminimalisir dan mengurai kemacetan lalu lintas di Kota Kembang
Rencananya, titik awal TOL Dalam Kota Bsndung yaitu Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur). Lalu, menuju Jalan PHH Mustofa atau jalur Surapati-Cicaheum (Suci).
Kemudian berlanjut ke wilayah timur, yakni Ujungberung, tepatnya Jalan Rumah Sakit.
Dari titik itu (Jalan Rumah Sakit Ujungberung), TOL bercabang sampai Cileunyi. Satu si antaranya, terkoneksi dengan Interchange Kilo Meter (KM) 149 Gedebage TOL Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi). (*)
