KESATU.CO – BANDUNG, Banyak elemen yang termasuk merupakan kebutuhan primer masyarakat. Satu di antaranya adalah energi listrik.
Karena itu, sebagai korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor ketenagalistrikan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) secara aktif dan getol memperbesar rasio elektrifikasi di seluruh provinsi tanah air, termasuk Jabar.
Di Tatar Pasundan, PT PLN (Persero) mengklaim jumlah pelanggan bertambah, yakni mencapai belasan juta.
Susiana Mutia, ? General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jabar, mengungkapkan, secara kumulatif, hingga triwulan III 2024, pihaknya melayani 17,3 juta pelanggan.
“Secara tahunan atau perbandingannya dengan realisasi triwulan III 2023, jumlah pelanggan bertambah 458 ribu,” tandas Susi, sapaan akrab wanita berjilbab ini.
Seiring dengan bertambahnya pelanggan, lanjut Susiana Mutia, daya terpasang pun semakin besar. Yakni, sebutnya, menjadi 33.115 Mega Volt Ampere (MVA).
Secara tahunan, jelas Susi, hingga sembilan bulan pertama 2024, saya terpasang itu bertambah 1.679 MVA.
Bertambahnya jumlah pelanggan dan daya terpasang itu, tuturnya, termasuk penyambungan bagi sekitar 3 ribu pelanggan baru di berbagai kota-kabupaten di Bumi Parahyangan secara serentak.
“Sedangkan daya terpasang pada penyambungan baru itu yakni 72,5 juta Volt Ampere (VA),” ucap Susiana Mutia.
Pemasangan listrik bagi 3 ribu pelanggan baru yang bertepatan dengan Hari Listrik Nasional itu, sahutnya, mencakup seluruh golongan, baik Tegangan Rendah (TR) maupun Tegangan Menengah (TM).
Antara lain, sebut Susiana Mutia, pelanggan kalangan rumah tangga dan bisnis. Termasuk, tukasnya, pelanggan kalangan Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM) serta kalangan industri.
Tersambungnya pasokan listrik bagi 3 ribu pelanggan baru itu, kata Susiana Mutia, membuktikan bahwa pihaknya sangat serius untuk senantiasa memenuhi kebutuhan energi listrik yang andal, go green, dan sustainable bagi masyarakat, utamanya di Jabar. (*)
