KESATU.CO – BANDUNG, Dalam sektor transportasi, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan merupakan elemen sangat penting.
Karenanya, sebagai korporasi public service sektor transportasi berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) punya beragam siasat agar seluruh perjalanan kereta tetap kondusif.
Satu bentuknya adalah mengganti rel, seperti yang dilakukan PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung.
“Pergantian rel membuktikan bahwa kami sangat serius dan berkomitmen agar setiap perjalanan (kereta) aman, nyaman, dan kondusif,” tandas Ayep Hanapi, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung.
Selama 2024, ungkap Ayep Hanapi, pihaknya mengganti rel kereta sejauh 20.450 meter. Pergantian pun, lanjut Ayep Hanapi, mencakup 3.686 meter rel cascading.
Termasuk, kata mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon itu, pemasangan 1.896 batang bantalan sintetis.
“Selain itu, ada penambahan balas bervolume 11.304 meter kubik,” tutur Ayep Hanapi.
Upaya lainnya demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan kereta, tambah Ayep Hanapi, pihaknya mengganti alat untuk memindahkan jalur kereta atau wesel.
Pergantiannya, sebut Ayep Hanapi, meliputi 17 unit wesel baru dan 5 unit wesel cascading.
Proses pergantian dan pemasangan peralatan serta perlengkapan pendukung infrastruktur itu, ucapnya, tentunya mengacu pada standar dan prosedur operasional.
Aktivitas itu juga, imbuhnya, agar setiap perjalanan kereta lebih efektif, efisien, dan tepat waktu seiring dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta (Gapeka) 2025, yang menambah frekuensi jadwal perjalanan. (win)
