KESATU.CO – BANDUNG, Senantiasa menorehkan dan membukukan performa dan kinerja cemerlang adalah misi utama setiap korporasi dan industri.
Hal itu juga berlaku bagi para pelaku industri dan produsen otomotif, termasuk raksasa otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corporation.
Produsen otomotif beremblem The Triple Elips itu tidak hanya menunjukkan dominasinya pada pasar global.
Di Indonesia pun, melalui Agen Pemegang Merek (APM)-nya, PT Toyota Astra Motor (TAM), Toyota Motor Corporation menunjukkan kinerja gemilang. Satu bukti kegemilangan itu tercermin pada pencapaian kinerja ekspor selama 2024.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), selama 2024, Toyota Motor Corporation mengekspor sebanyak 276.0890 unit ke berbagai negara dari Bumi Pertiwi.
Informasinya, Toyota Motor Corporation mengekspor beragam varian dan model dar Indonesia ke 80 negara yang tersebar di berbagai kawasan. Yaitu Asia Tenggara, Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan.
Dari tanah air, sejak lima tahun terakhir, yakni periode 2019-2024.aktivitas ekspor Toyota Motor Corporation melalui PT TMMIN berkontribusi 61 persen ekspor Completely Built Up (CBU) alias produk utuh.
Selain itu, komoditas ekspor juga meliputi beragam komponen atau berupa Completely Knock Down (CKD), termasuk engine, spare parts, dan lainnya.
Ekspor ratusan ribu unit itu pun mencakup varian Internal Combustion Engine (ICE) alias berpembakaran internal atau berbahan bakar minyak dan berbasis elektrifikasi.
Data Gaikindo menunjukkan, selama 2024, ada dua model yang menjadi kontributor kinerja ekspor, yakni Toyota Veloz dan Toyota Fortuner. Secara kumulatif, volume ekspor kedua model itu berjumlah 110.714 unit.
Khusus ekspor elektrifikasi, masih mengacu pada data Gaikindo, tahun lalu, PT TAM mendistribusikan 18.553 unit model elektrifikasi ke banyak negara.
Secara tahunan, ekspor elektrifikasi periode 2024 itu bertambah 111 persen melebihi realisasi ekspor elektrifikasi 2023, yang jumlahnya 8.792 unit.
Baca Juga: Ogah Jadwal Perjalanan Kereta Terganggu, KAI Daop 2 Rutin Lakukan Hal Ini: Pantau Titik-titik Rawan
Dua varian berkonsep Hybrid Electric Vehicle (HEV), yaitu The All New Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dan The All New Toyota Yaris Hybrid, menjadi komoditas utamanya.
Pada 2024, PT TAM mengekspor The All New Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid sebanyak 11.790 unit. Sedangkan volume ekspor The All New Toyota Yaris Hybrid yakni 6.763 unit.
Dalam keterangan resminya, Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, mengatakan, bertambahnya respon dan animo pasar erhadap varian-varian elektrifikasi menjadi bukti bahwa publik semakin peduli pada alam dan lingkungan.
Pada sisi lain, Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto, mencetuskan, tahun ini, pihaknya mencanangkan volume ekspor, minimalnya, sama dengan pencapaian 2024.
Meski demikian, pihaknya terus melakukan pengkajian dan studi tentang peluang serta perluasan market ekspor, yakni non-emerging market. (win/*)
