KESATU.CO – BANDUNG, Demi terciptanya kesejahteraan masyarakat yang lebih baik, pemerintah melalui berbagai korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), berkomitmen untuk terus menggulirkan beragam program.
Antara lain, memperkuat sekaligus menambah rasio elektrifikasi di banyak daerah, termasuk Jabar.
Seperti apa perkembangannya?
Hingga kini, program elektrifikasi terus digulirkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero). Di Tatar Pasundan, selama 2024, berkat agenda Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jabar berhasil melistriki puluhan ribu Kepala Keluarga (KK) yng tinggal di 998 desa, 294 kecamatan, dan 18 kota-kabupaten.
“Bergulirnya BPBL selama 2024 berdampak positif. Yakni, menjadi sebanyak 28.560 KK di 998 desa, 294 kecamatan, dan 18 kota-kabupaten terlistriki,” tandas Agung Murdifi, General Manager PT PLN (Persero) UID Jabar.
Posisi pelanggan baru sebanyak 28.560 pelanggan tersebut, jelasnya, bertambah 19 persen secara tahunan. Pada 2023, ujarnya, pihaknya melistriki sebanyak 24.000 pelanggan baru yang tersebar di 20 kota-kabupaten Bumi Parahyangan.
Baca Juga: Bukti KCi Terus Sempurnakan Pelayanan: Regenerasi KRL Jabodebek, 11 Trainset Pesan kepada China
Agung Murdifi mengatakan, ada tiga kota-kabupaten yang berpredikat sebagai penerima program BPBL terbanyak periode 2024.
Yakni, sebutnya, Kabupaten Cianjur berjumlah sekitar 6.500 pelanggan baru. Dua lainnya, kata dia, yaitu, Kabupaten Garut dan Kabupaten Bogor. Masing-masing sebanyak 5.637 pelanggan baru dan 2.328 pelanggan baru.
Program BPBL 2024, terang Agung Murdifi, termasuk upaya pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membantu kalangan agar bisa menikmati ketenagalistrikan.
Nisi BPBL, tuturnya, memperkuat kemandirian sekaligus menggeliatkan, mengakselerasi, dan memperkuat perekonomian serta nilai tambah masyarakat.
“Kami senantiasa berkomitmen mendukung dan mengakselerasi program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat melalui pemerkuatan rasio elektrifikasi, khususnya di Jabar,” tutup Agung Murdifi. (win/*)
