KESATU.CO – BANDUNG, Tidak bisa kita pungkiri bahwa kereta benar-benar menjelma sebagai moda transportasi terfavorit dan primadona masyarakat.
Indikatornya, pada momen Idul Fitri 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) mengklaim bahwa jutaan lembar tiket kereta jarak jauh terjual.
Dalam keterangannya, Anne Purba, Vice President Public Relations PT KAI (Persero), mengklaim bahwa animo publik untuk memanfaatkan kereta sebagai moda transportasi pada periode Idul Fitri tahun ini begitu besar.
Buktinya, beber mantan Vice President Corporate Secretary PT KAI (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI) itu, hingga 28 Februari 2025 pukul 07.00 WIB, penjualan tiket kereta jarak jauh sebanyak 1.393.836 lembar.
Meski demikian , lanjutnya, masyarakat tidak perlu khawatir. Pasalnya, jelas Anne Purba, ketersediaan tiket. pada Masa Angkutan Idul Fitri 2025, yakni 21 Maret-5 April 2025, masih banyak.
Selama periode itu, sebut Anne Purba, pihaknya mengalokasikan sebanyak 3.443.832 lembar tiket kereta jarak jauh.
Artinya, terang Anne Purba, volume penjualan itu setara dengan 40,47 persen total ketersediaan tiket, Masa Angkutan Idul Fitri 2025.
“Jadi, ketersediaan tiket kereta jarak jauh masih berlimpah. Yakni sebanyak 2.049.996 lembar,” sahutnya.
Berkenaan dengan pelayanan, Anne Purba mengatakan, pihaknya sangat berkomitmen agar seluruh perjalanan kereta selama periode Idul Fitri 2025 aman, lancar, dan nyaman.
Caranya, beber dia, pihaknya terus berinovasi. Bentuk inovasi, kata dia, beragam. Misalnya, tutur dia, menyempurnakan fasilitas, menambah personil, baik kru kereta maupun pengamanan.
Lalu, tukasnya, mengaktifkan sejumlah fasilitas penunjang. Termasuk, pemanfaatan teknologi digital.
Bicara tentang teknologi digital, Anne Purba mengemukakan, pihaknya mengaktivasi dan menyempurnakan pola Customer Service Mobile (CSM).
Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, BPBD Minta Masyarakat Tetap Siaga
Implementasi skema CSM, ujarnya, berupa menyiagakan 170 petugas frontliner pada semua stasiun di seluruh wilayah kerja.
Tidak itu saja, tambah Anne Purba, pihak ha pun menyiagakan 383 personil yang penugasannya bervariasi.
Agar pelayanan semakin prima dan sempurna, imbuhnya, pihaknya pun menggelar beberapa program yang berkaitan dengan lingkungan melalui pengurangan limbah plastik. Bentuknya, ucapnya, antara lain berupa Merchandise for Kids, yakni pemberian tumbler dan meal box.
Dalam hal keamanan, Anne Purba melanjutkan, pihaknya mengaktifkan Face Recognition Boarding Gate pada 21 stasiun.
Fasilitas Face Recognition itu, terangnya, adalah upaya pihaknya mempercepat proses boarding. Bahkan, katanya, apabila terjadi tindak pidana selama perjalanan, melalui face recognition, identitas terduga pelaku bisa teridentifikasi.
“Pastinya, kami sangat berkomitmen untuk menyempurnakan pelayanan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan perjalanan,” pungkas Anne Purba. (win/*)
