KESATU.CO – Platform digital QLola by BRI terus membuktikan diri sebagai solusi andalan bagi nasabah korporasi dalam mengelola keuangan secara efisien. Hingga akhir 2024, QLola by BRI mencatatkan pencapaian gemilang dengan total volume transaksi mencapai Rp8.400 triliun, angka yang menunjukkan kepercayaan tinggi dari berbagai sektor industri.
lebih dari 190.000 pengguna baru, QLola by BRI kini menjadi pilihan utama bagi perusahaan di sektor Agriculture, Mining, FMCG, Telecommunication, serta digital seperti e-commerce dan fintech.
Keberhasilan QLola by BRI tak lepas dari inovasi berkelanjutan yang ditawarkan. Layanan Cash Management, Trade Finance, dan Supply Chain Management terintegrasi dalam satu ekosistem digital, memungkinkan nasabah korporasi meningkatkan efisiensi transaksi keuangan.
Baca Juga: Keren dan Bertaraf Internasional, Prabowo Resmikan Stadion GBLA
Selain itu, fitur Open API Services mendukung penghematan biaya operasional melalui integrasi langsung dengan sistem internal perusahaan, mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga sekaligus meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan.
Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI, Agus Noorsanto, menegaskan komitmen BRI untuk menjadikan QLola by BRI sebagai top of mind dalam perbankan digital.
“Kami berkomitmen menjadikan QLola by BRI sebagai platform perbankan digital yang unggul dengan inovasi berkelanjutan. Melalui transparansi, efisiensi, dan pengalaman pengguna yang seamless, kami menghadirkan solusi menyeluruh bagi korporasi, institusi, serta pengusaha medium dan small dalam mengelola transaksi dan operasional keuangan,” kata Agus.
Baca Juga: Anti Ribet, Bayar Zakat Semudah Main Medsos Lewat BRImo
Fitur Real-Time Reporting pada QLola by BRI memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk memantau status transaksi dan portofolio secara langsung, mengurangi ketergantungan pada laporan manual.
BRI juga terus mengembangkan layanan lintas mata uang dan lintas negara untuk memenuhi kebutuhan nasabah internasional, sejalan dengan strategi digitalisasi dan ekspansi global.
Pengalaman pengguna (UX) menjadi fokus utama BRI dalam pengembangan QLola by BRI. Antarmuka yang intuitif mempermudah navigasi, sementara fitur-fitur baru seperti simulasi pembiayaan berbasis analitik data dan pelaporan risiko yang komprehensif terus dikembangkan.
Baca Juga: Tertinggi di Indonesia, Brand Value BRI Meroket di Peringkat Dunia Salip Prudential hingga Prada!
“Ke depan, BRI akan terus berupaya menjaga relevansi dengan kebutuhan nasabah. Pengembangan fitur baru, seperti simulasi pembiayaan berbasis analitik data dan pelaporan risiko yang lebih komprehensif, akan semakin memperkuat layanan QLola. Di saat yang sama, BRI juga mengedepankan penguatan keamanan digital melalui teknologi enkripsi terbaru guna melindungi data nasabah,” pungkasnya.***
