KESATUCO — Pemerintah Kota Sukabumi meluncurkan program bantuan kacamata gratis bagi masyarakat melalui skema yang telah disiapkan. Program ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan kontribusi sektor kesehatan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wali Kota Sukabumi ayep Zaki mengatakan,layanan kacamata gratis menjadi bagian dari strategi memperkuat fungsi pelayanan kesehatan primer di tingkat kelurahan dan kecamatan.
“Program ini menjadi upaya konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Kita ingin pelayanan dasar seperti ini dapat diakses tanpa membebani warga,” ujarnya.
Baca Juga: Sosialisasikan FLPP, APERSI : Kebutuhan Rumah di Sukabumi Masih Sangat Tinggi
Warga yang ingin mendapatkan bantuan kacamata cukup mendaftar ke Puskesmas terdekat. Setelah melalui proses pemeriksaan dan mendapatkan rekomendasi, klaim pengadaan kacamata akan diajukan oleh PD Waluya selaku badan usaha milik daerah kepada BPJS Kesehatan. Pemerintah menetapkan target minimal 100 warga per kelurahan setiap bulan dapat dilayani melalui program ini.
“Kami ingin program ini menyentuh masyarakat secara langsung dan terukur. Selain sebagai bentuk pelayanan, ini juga menjadi bagian dari penguatan fiskal daerah,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ayep juga menekankan pentingnya peran badan usaha milik daerah (BUMD) dan badan layanan umum daerah (BLUD) dalam mendorong kemandirian fiskal daerah. PD Waluya sebagai penyelenggara layanan kacamata gratis diminta untuk terus meningkatkan efektivitas manajerial, kualitas layanan, dan inovasi program.
“BUMD dan BLUD tidak hanya berperan sebagai pelaksana teknis, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah,” ungkapnya
Ia menambahkan, pertemuan dan evaluasi lintas sektoral seperti ini akan terus dilakukan guna memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran.
Ayep menegaskan bahwa pelayanan kesehatan, termasuk pengadaan kacamata, merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar warga. Oleh karena itu, ia mendorong integrasi antarinstansi agar sistem pelayanan yang diberikan lebih responsif dan efisien.
Baca Juga: Bupati Purwakarta Om Zein Lantik Pejabat Eselon II di Tengah Sawah, Berikut Daftarnya!
“Saya ingin ke depan, Puskesmas tidak hanya hadir sebagai fasilitas medis, tetapi juga pusat pelayanan sosial yang responsif terhadap kebutuhan nyata warga. Mari seluruh pihak untuk mendukung program-program strategis daerah dengan semangat sinergi dan kolaborasi lintas Lembaga,” pungkasnya.
