KESATUCO – Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menyampaikan harapan besar untuk masa depan Kota Sukabumi setelah mengikuti penutupan Chandi Summit 2025 di Bali dan berkunjung ke Desa Penglipuran, desa adat yang dikenal akan keaslian budaya dan kelestarian lingkungan.
Menurut Ranty, Desa Penglipuran merupakan contoh nyata pelestarian budaya dan lingkungan yang sangat terjaga.
“Desa ini bukan sekadar destinasi wisata, tapi simbol bagaimana tradisi lokal bisa tetap hidup dan lestari hingga kini,” ujar Ranty.
Dari pengalaman tersebut, Ranty berharap Kota Sukabumi dapat mengambil pelajaran penting untuk terus mengembangkan budaya lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Ia menegaskan pentingnya memadukan pelestarian budaya dengan kemajuan dan modernisasi.
“Harapan saya, Sukabumi mampu menjaga suasana asri dan nilai-nilai lokalnya, namun tetap maju dan modern. Dengan begitu, Sukabumi bisa menjadi kota yang berkembang secara ekonomi sekaligus berakar kuat pada tradisi dan lingkungan yang lestari,” katanya.
Baca Juga: Kia Florita Ajak Warga Teladani Kedermawanan Nabi Muhammad SAW
Kunjungan ke Desa Penglipuran pada penutupan Chandi Summit 2025 ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh peserta akan pentingnya pelestarian budaya sebagai fondasi masa depan yang damai dan berkelanjutan.
