KESATU.CO, JAWA BARAT – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan tegas menyatakan melarangan kegiatan wisuda dan perpisahan sekolah yang membebani orang tua secara finansial.
Dedi Mulyadi menyebut, secara Pemprov Jabar telah menerbitkan surat edaran resmi yang melarang praktik wisuda dan perpisahan dengan biaya tinggi di lingkungan pendidikan.
“Sudah ada edaran resmi, tidak boleh ada wisuda dan perpisahan berbiaya tinggi,” katanya, kepada awak media, Senin, 5 Mei 2025 lalu.
Meski secara khusus Dedi Mulyadi melarang untuk menggelar perpisahan. Namun dirinya memperboleh pihak sekolah untuk merayakn perpisah secara kreatif yang tidak membebank orang tua.
Baca Juga: Cegah Aksi Kejahatan dan Premanisme, Polisi Gencar Patroli Ke Pemungkiman Warga
Oleh karena itu, Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan memanggil para pelajar kreatif Jawa Barat untuk merayakan kelulusan dengan cara yang sederhana dan berkesan.
Tunjukan kalau perpisahan tak identik dengan kemewahan melalui Sayembara Video Perpisahan Sekolah Jawa Barat dengan tema “Sederhana itu Istimewa.”
Abadikan momen kelulusanmu dengan cara yang hangat, bersahaja, dan penuh makna.
Baca Juga: Selama Sebulan TNI Berkumpul di Desa Cisarua, Ternyata Ada Hal Ini
“Perpisahan itu bukan soal kemewahan, tapi soal kebersamaan,” ujar Gubernur Jabar yang akrab disapa KDM.
Baca Juga: Lewat Forum CSR, Andreas Ingin Perusahaan dan Pemerintah Terus Bersinergi
Jadi, yuk rayakan perpisahan sekolah dengan karya video kreatif yang mencerminkan nilai kesederhanaan khas Jawa Barat dan menangkan hadiah dengan total hadiah 165 juta rupiah untuk semua pemenang.
Petunjuk teknis bisa diakses di sini:
https://drive.google.com/file/d/1Q-7v-D9IACYw7lmJ3IpLg3wLRTlhp6Wp/view
Link pendaftaran:
https://s.id/SayembaraVideoPerpisahan. ***
