KESATU.CO, PURWAKARTA – Antusiasme luar biasa menyelimuti Desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari, Purwakarta. Ribuan warga memadati gelaran Safari Cinta, sebuah rangkaian acara spesial dalam rangka memperingati Hari Jadi Purwakarta.
Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein.
Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kemeriahan tersebut, Om Zein tidak hanya hadir untuk menyapa warga. Beliau memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan pesan krusial mengenai komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur.
Di hadapan masyarakat Bungursari, Om Zein mengajak seluruh elemen warga untuk bahu-membahu mengembalikan kejayaan dan keistimewaan Kabupaten Purwakarta.
Sentil Jembatan Nyaris Roboh Akibat Truk Overload
Ada momen menarik sekaligus tegas saat Bupati Purwakarta menyampaikan pidatonya. Om Zein secara khusus menyoroti masalah infrastruktur jembatan di Purwakarta yang kondisinya kian memprihatinkan bahkan terancam roboh.
Menurutnya, kerusakan parah ini dipicu oleh ulah kendaraan besar yang membawa muatan berlebih (overload).
Dikutip oleh media Kesatu.co dari unggahan video di akun TikTok pribadi milik Om Zein, sang Bupati mengungkapkan kekesalannya terhadap minimnya kesadaran para pengguna jalan logistik tertentu.
“Kapasitas jembatan 8 ton, tapi dipijak dengan beban muatan kendaraan 15 ton,” ujar Om Zein dengan nada tegas dalam video tersebut.
Ketimpangan antara kekuatan jembatan dan beban riil kendaraan inilah yang dituding menjadi biang keladi cepat rusaknya fasilitas publik di Purwakarta.
Om Zein mengingatkan bahwa infrastruktur yang dibangun menggunakan uang rakyat seharusnya dijaga bersama, bukan dirusak demi keuntungan sepihak.
Komitmen Infrastruktur: Jembatan Rampung Akhir Tahun, Jalan Rusak 80 Km Diperbaiki
Meskipun melayangkan kritik keras terhadap kendaraan overload, Om Zein membawa angin segar dan kabar gembira bagi warga Purwakarta.
Pihaknya memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Purwakarta tidak akan tinggal diam melihat fasilitas publik yang rusak.
Om Zein menegaskan bahwa seluruh jalan rusak di wilayah Purwakarta akan diperbaiki secara bertahap. Terdekat, penanganan darurat dan rekonstruksi jembatan yang nyaris roboh tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
“Semua jalan rusak akan diperbaiki termasuk sekarang jembatan yang akan roboh, akhir tahun beres,” janjinya, yang langsung disambut tepuk tangan riuh dari warga Desa Karangmukti.
Tidak hanya fokus pada jembatan, mantan birokrat yang dekat dengan rakyat ini juga membeberkan roadmap jangka panjang perbaikan jalan di Purwakarta.
Pemerintah Daerah telah memetakan sekitar 80 kilometer jalan rusak yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Purwakarta.
Proyek perbaikan jalan sepanjang 80 Km ini akan dieksekusi secara berkala dan terukur. Om Zein menargetkan seluruh jalan rusak tersebut akan mulus kembali dalam waktu tiga tahun ke depan.
Mengembalikan Keistimewaan Purwakarta Secara Bersama
Di akhir sambutannya dalam acara Safari Cinta tersebut, Om Zein kembali mengetuk hati masyarakat. Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tidak akan berdampak panjang tanpa adanya rasa kepemilikan dari warga itu sendiri.
Beliau mengajak semua lapisan masyarakat mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga pelaku usaha untuk bersama-sama mengembalikan keistimewaan Purwakarta.
“Mari kita sama-sama mengembalikan keistimewaan Purwakarta. Pemerintah siap membangun, dan masyarakat bersama-sama menjaga apa yang sudah dibangun,” pungkasnya.
Acara Safari Cinta di Desa Karangmukti ini sukses menjadi bukti nyata bahwa komunikasi dua arah antara pemimpin dan rakyat bisa berjalan secara hangat, sekaligus melahirkan solusi konkret bagi kemajuan infrastruktur di Kabupaten Purwakarta.***
