KESATU.CO, PURWAKARTA – Program inovatif “Rebo Ngumum” (Rabu Naik Umum) yang diinisiasi oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, perlahan namun pasti mulai membuahkan hasil nyata bagi perekonomian masyarakat.
Kebijakan yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Pemda Purwakarta untuk menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu ini, kini terbukti ampuh mendongkrak pendapatan para pelaku transportasi lokal.
Dampak positif dari program ini dirasakan langsung oleh salah seorang driver taksi online di Purwakarta. Momen pembuktian efektivitas program ini terekam jelas dalam sebuah unggahan video di akun TikTok pribadi milik Om Zein, yang kemudian viral dan memancing beragam reaksi positif dari netizen.
Dalam unggahan tersebut, Om Zein memilih untuk mempraktikkan langsung kebijakannya secara nyata. Alih-alih menggunakan mobil dinas mewah, orang nomor satu di Purwakarta ini memesan dan mengendarai taksi online dari kediaman pribadinya menuju lokasi agenda kegiatan kedinasan pada hari Rabu.
Di dalam perjalanan, momen hangat penuh kekeluargaan tercipta. Om Zein memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertegur sapa dan membuka obrolan santai dengan sang sopir taksi online, yang tak lain adalah warganya sendiri. Om Zein pun langsung menanyakan dampak nyata dari program yang ia luncurkan.
“Ada perubahan tidak kalau Hari Rabu?” tanya Om Zein ramah.
Mendengar pertanyaan sang Bupati, sang sopir langsung menjawab dengan wajah sumringah dan penuh rasa syukur.
“Ada, Alhamdulillah. Karena pagi-pagi banyak orang ke kantor,” jawab Bapak sopir tersebut jujur.
Mendengar pengakuan langsung dari warganya, Om Zein menegaskan bahwa hal inilah yang menjadi tujuan utama dari lahirnya program “Rebo Ngumum”. Kebijakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata pemerintah daerah dalam menstimulus roda perekonomian dari bawah.
“Ini salah satu ikhtiar dalam memajukan perekonomian transportasi umum, seperti taksi online, angkot, ojek, dan lain-lain. Pertama kita mulai dari pegawai negeri dulu. Semoga ke depan, pegawai swasta juga ikut menaiki kendaraan umum,” ungkap Om Zein optimis.
Momen Haru Saat Sesi Pembayaran Taxi Online
Tidak hanya sekadar berdiskusi mengenai dampak ekonomi, perjalanan pagi itu ditutup dengan sebuah momen haru yang menyentuh hati. Ketika sampai di lokasi tujuan dan sesi pembayaran dilakukan, tarif yang tertera pada aplikasi taksi online tersebut sebenarnya hanya sebesar Rp60.000.
Namun, sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian seorang pemimpin kepada rakyatnya, Om Zein mengeluarkan uang sebesar Rp100.000 untuk membayar ongkos tersebut. Tidak sampai di situ, Om Zein kemudian menambahkan uang tunai lagi sebesar Rp500.000.
“Ini, nitip buat emak (istri) di rumah,” ujar Om Zein sambil tersenyum memberikan uang tambahan tersebut.
Sang driver taksi online tampak terkejut sekaligus terharu menerima kebaikan tak terduga dari sang Bupati. Rezeki nomplok di hari Rabu itu menjadi bukti nyata kedekatan Om Zein dengan masyarakat kecil.
Melalui program “Rebo Ngumum”, Pemkab Purwakarta tidak hanya berkomitmen mengurangi polusi dan kemacetan, tetapi juga sukses menghadirkan solusi konkret dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja transportasi umum.
Diharapkan, gerakan baik ini bisa terus konsisten berjalan dan segera diikuti oleh sektor swasta agar dampaknya jauh lebih luas bagi masyarakat Purwakarta.***
