KESATU.CO – Muhammad Rayka Syahrivera Tasik, atau yang lebih dikenal dengan Rayka, lahir pada 31 Maret 2007 di Jakarta. Ia adalah anak keempat dari lima bersaudara serta memiliki seorang saudara kembar perempuan. Rayka tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang. Meskipun begitu, perjalanan hidupnya untuk meraih impian tidaklah mudah.
Di usia dini, Rayka telah menunjukkan semangat dan tekad yang luar biasa dalam berbagai hal, namun di awal perjalanannya, orang tuanya sempat kurang mendukung minatnya yang besar dalam bidang olahraga atau lebih tepat di cabang olahraga floorball. Orang tuanya lebih mengutamakan pendidikan dan menginginkan agar Rayka fokus pada karier yang lebih konvensional, seperti bekerja di perusahaan startup atau teknologi yang sedang berkembang pesat di Indonesia.
Namun, tekad Rayka tidak bisa dibendung begitu saja. Meskipun sempat mengalami ketidaksetujuan dari orang tuanya, ia tetap mengejar impiannya untuk berprestasi dalam bidang olahraga, khususnya floorball. Rayka tahu bahwa dirinya memiliki potensi yang besar di bidang ini, dan berusaha keras untuk meyakinkan orang tuanya.
Baca Juga: Hadapi Kebutuhan Masyarakat, BRI Siapkan Uang Tunai Rp32,8 Triliun untuk Lebaran 2025
Setelah melihat perjuangan dan komitmen Rayka, orang tuanya pun akhirnya memberikan izin dan dukungan untuk mengejar minatnya tersebut, tanpa melupakan pendidikan yang ia tempuh.
Rayka memulai pendidikan formalnya di Taman Kanak-Kanak (TK) Al Muhajirin, Baros, yang menjadi langkah awalnya dalam mengenal dunia pendidikan. Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan di SDN Baros Kencana CBM, dan kemudian berlanjut ke SMP Mardi Waluya 2 Kota Sukabumi.
Saat ini, Rayka tengah melanjutkan pendidikan di SMA Mardi Yuana Kota Sukabumi, dengan perkiraan masa belajar hingga 2025. Pendidikan yang dijalani oleh Rayka memberikan fondasi yang kuat dalam membentuknya menjadi pribadi yang disiplin dan gigih.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Tahu Soal Lengsernya Yuddy Renaldi sebagai Direktur Utama Bank BJB, Tapi …
Perjalanan Menjadi Atlet Floorball
Rayka selalu menempuh pendidikan sesuai dengan jadwal dan kurikulum, namun disamping itu ada sebuah pengalaman dan jerih payah yang ia lakukan, sehingga ia bisa menjadi seorang atlet.
Perjalanan Rayka menuju dunia floorball dimulai sejak ia masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Meski banyak halangan dan keraguan dari orang tuanya, ia tidak pernah menyerah dan terus berusaha menunjukkan bahwa olahraga ini bukan hanya sekadar hobi, melainkan sebuah karier yang serius dan bisa membanggakan.
Baca Juga: Banjir Terjang Jabar, PLN Ikut Turun Tangan, Caranya: Salurkan Bantuan dan Pulihkan Pasokan Listrik
Untuk mewujudkan impiannya, Rayka membagi waktunya dengan sangat disiplin antara belajar dan berlatih. Ia mengatur jadwal dengan baik, memastikan bahwa waktu untuk belajar dan berlatih tetap seimbang. Ia selalu melakukan latihan floorball tiga kali seminggu, dua kali di sekolah dan sekali lagi dengan tim Kota Sukabumi. Rayka berhasil menunjukkan bahwa ia sangat serius untuk mengejar impian di bidang olahraga.
Selain itu, Rayka juga menyempatkan diri untuk berlatih fisik setelah aktivitas sekolah selesai, baik di rumah maupun di tempat latihan seperti GOR atau lapangan lari.
Semua usaha tersebut mulai membuahkan hasil ketika ia menjadi mentor dalam ekstrakurikuler di sekolahnya. Pengalaman tersebut sangat berharga karena Rayka dapat meningkatkan keterampilannya sekaligus mengajarkan ilmu yang ia dapatkan kepada teman-teman sebayanya.
Salah satu pengalaman penting yang diingatnya adalah saat ia berperan sebagai pelatih floorball untuk tim perempuan dalam berbagai turnamen, termasuk di Tangerang dan Bandung. Pengalaman ini memperluas wawasan Rayka dan meningkatkan rasa percaya dirinya.
Prestasi Rayka semakin terlihat jelas ketika ia meraih juara 2 dalam Kejuaraan Merdeka Cup di Bandung pada tahun 2023. Kejuaraan ini adalah kejuaraan nasional yang menjadi batu loncatan besar bagi Rayka. Keberhasilannya di turnamen tersebut membangkitkan semangatnya untuk terus berusaha lebih keras.
Pada Oktober 2024, Rayka kembali meraih juara 1 dalam perlombaan di Jakarta yang diselenggarakan oleh SMA Don Bosco, dan bahkan meraih peringkat sebagai pemain terbaik. Tidak berhenti di situ, pada bulan yang sama di Bandung, ia kembali meraih juara 1 dan kembali terpilih sebagai pemain terbaik. Semua prestasi ini mengukuhkan dirinya sebagai salah satu atlet floorball terbaik di Indonesia.
Baca Juga: BRI Peduli Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di 52 Titik, Targetkan 13.200 Warga
Selain prestasi individu yang luar biasa, Rayka juga memiliki dedikasi yang besar terhadap timnya. Meskipun ia tidak terpilih sebagai pemain terbaik dalam Kejuaraan di Bandung, namun ia tetap mendukung dan berkontribusi untuk tim, yang akhirnya meraih juara 2.
Hal ini menunjukkan bahwa Rayka tidak hanya memikirkan kesuksesannya sendiri, tetapi juga berkomitmen untuk mendukung rekan-rekannya dalam meraih kemenangan.
Sebagai bukti lain dari konsistensinya, pada Februari 2025, Rayka dan tim kembali meraih juara 3 dalam perlombaan bergengsi dan juga dinobatkan sebagai pemain terbaik. Penghargaan tersebut membuktikan bahwa Rayka adalah pemain yang tidak hanya memiliki skill, tetapi juga etos kerja yang sangat tinggi.
Baca Juga: KPK Selidiki BJB, Dedi Mulyadi Tak Akan Halangi Penyidikan
Mimpi dan Target Masa Depan
Dibalik kesuksesannya dalam menjadi atlet, Rayka juga memiliki visi yang jelas untuk masa depannya. Salah satu tujuannya adalah untuk membahagiakan orang tuanya, yang akhirnya memberikan dukungan penuh terhadap pilihan kariernya sebagai atlet.
Selain itu juga, salah satu mimpi besar Rayka adalah dapat menjadi salah satu peserta floorball di SEA Games.
Baca Juga: Kota Sukabumi Alami Deflasi, Ini Penyebabnya.
Pada pertengahan tahun ini, Rayka siap untuk mengikuti seleksi tim floorball yang akan mewakili Indonesia. Rayka tahu bahwa ini adalah kesempatan besar baginya untuk menunjukkan bakatnya di level internasional dan mengharumkan nama Indonesia di dunia floorball.
Di sisi lain, Rayka juga mempersiapkan langkah selanjutnya dalam karier olahraga dengan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Setelah mengikuti PON 2024 di Medan dan meraih juara 3, Rayka berhasil mendapatkan beasiswa penuh di jurusan olahraga di STKIP Cimahi.
Baginya, pilihan universitas bukanlah hal yang utama, karena yang terpenting baginya adalah tetap bisa menggeluti dunia floorball di mana pun ia belajar. Rayka juga berambisi untuk membentuk tim yang solid bersama pelatihnya, Pak Epul Saepuloh, yang menjadi salah satu role model terbesar dalam perjalanan karier olahraga Rayka.
Rayka sangat menyadari bahwa kondisi olahraga di Indonesia saat ini semakin baik, dengan adanya fasilitas yang lebih baik dan kesempatan yang semakin terbuka lebar bagi atlet muda.
Ia berharap agar para atlet muda lainnya tidak menyia-nyiakan fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah dan berbagai pihak. Ia mengingatkan mereka untuk terus berusaha keras, berlatih dengan penuh semangat, dan menjaga motivasi mereka untuk meraih impian.
Motivasi dan Pesan Rayka untuk Generasi Muda
Rayka percaya bahwa dengan tekad dan kemauan yang kuat, segala halangan dan rintangan bisa diatasi. Meski ia memulai kariernya dengan fasilitas yang terbatas, ia kini telah mencapai banyak prestasi yang membanggakan.
Pesannya kepada generasi muda adalah untuk tidak pernah menyerah dan selalu berusaha keras, terutama dengan adanya fasilitas yang lebih baik saat ini. Ia berharap para atlet muda tidak hanya mengandalkan apa yang sudah ada, tetapi juga terus berlatih dan menjaga semangat juang mereka.
Melihat prestasi yang telah diraihnya dan semangat yang terus ia kobarkan, tidak diragukan lagi bahwa Muhammad Rayka Syahrivera Tasik akan menjadi salah satu atlet floorball yang akan mengharumkan nama Indonesia.(*)
Penulis: Angelina Pebriani Sitorus
*) Mahasiswa Program Studi Komunikasi Digital dan Media – IPB University
