KESATUCO – Pemberdayaan keluarga menjadi tujuan utama gerakan PKK. Hal ini kembali ditekankan oleh Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tingkat Kota Sukabumi Tahun 2025 di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, belum lama ini.
Menurut Ranty, sejak awal berdirinya, PKK hadir untuk memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimulai dari tingkat rumah tangga.
Di era sekarang, PKK dihadapkan pada tantangan baru seperti stunting, literasi digital keluarga, serta kecanduan gawai di kalangan anak-anak.
Baca Juga: 14 ASN Kota Sukabumi Masuki Purnabakti, Wakil Wali Kota Beri Pesan Ini
“Tujuan PKK tetap sama sejak awal, yaitu membangun keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berdaya. Kini, kami menguatkan langkah melalui program Hebat, Cerdas, dan Bebas Stunting,” ujar Ranty.
Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas,” PKK Kota Sukabumi berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur masyarakat.
Ranty menegaskan bahwa PKK bukan sekadar organisasi perempuan, tetapi gerakan sosial yang nyata membantu pemerintah mewujudkan kesejahteraan keluarga di akar rumput.
Baca Juga: Bermodalkan SDM, DPRD Dorong Pemerintah Gali Potensi Daerah
“Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, PKK menjadi jembatan antara program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menilai keberadaan PKK sangat strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah, terutama dalam penanganan stunting dan peningkatan kualitas hidup keluarga.
“Jika para ibu bersatu, kompak, dan solid, maka kesejahteraan masyarakat akan tercapai. Pemerintah menargetkan angka stunting di Kota Sukabumi turun hingga nol persen, dan PKK menjadi garda terdepan dalam upaya ini,” tegas wali kota.
