KESATU.CO – BANDUNG, Tidak terbantahkan bahwa kereta semakin menjelma menjadi moda transportasi terfavorit dan primadona masyarakat.
Buktinya, selama Masa Angkutan Natal-Tahun Baru (Nataru) 2024-2025, yakni 19 Desember 2024-5 Januari 2025, volume penumpang kereta semakin membludak.
Dicky Eka Priandana, Executive Vice President (EVP) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mengemukakan, secara total, pada periode 19-26 Desember 2024, pihaknya melayani kebutuhan transportasi sebanyak 137.523 orang yang bepergian menggunakan kereta ke berbagai tujuan.
Antara lain, sebut Dicky Eka Priandana, Pasar Senen, Kutoarjo, Lempuyangan, Surabaya Gubeng, Bekasi, Solo Balapan, Jatinegara, Kroya, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan beberapa kota lainnya di Pulau Jawa.
“Volume penumpang terbanyak terjadi pada 22 Desember 2024, yakni berjumlah 20.004 orang,” tandas Dicky Eka Priandana.
Agar kebutuhan transportasi masyarakat terpenuhi selama masa Angkutan Nataru 2024-2025, ungkap Dicky Eka Priandana, pihaknya mengaktifkan 10 rute perjalanan tambahan.
Terdiri atas, ujarnya empat perjalanan rute Bandung-Solobalapan. Lalu, kata dia dia, rute perjalanan Bandung-Gambir.
Kemudian, tuturnya, rute Kiaracondong-Surabaya Gubeng dan Kiaracondong-Kutoarjo, masing-masing dua perjalanan.
Tentunya, tegas dia, selain menyiagakan sarana dan prasarana prima, demi terciptanya perjalanan yang kondusif, akan, lancar, dan nyaman selama Nataru 2024-2025, Dicky Eka Priandana, mengatakan, pihaknya mengerahkan 752 orang personil keamanan.
“Mereka mencakup gabungan antara Polsuska (Kepolisian Khusus Kereta) dan security sebanyak 634 orang,” sebut dia.
Baca Juga: Masalah Pengeroyokan terhadap Pengendara di Jalur Alternatif Megamendung Selesai dengan Musyawarah
Pihaknya juga, lanjutnya, melibatkan 50 orang personil keamanan kewilayahan dan 68 orang personil keamanan eksternal, seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI)-Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
“Juga ada Tim K-9, yang bersiaga di Stasiun Bandung dan Kiaracondong,” imbuhnya.
Tidak itu saja, lanjutnya, pihaknya pun mengerahkan dan menyiagakan 136 Petugas Ekstra. Mereka, terangnya, bersiaga pada titik-titik Daerah Pantauan Khusus, (Dapatsus) dan perlintasan sebidang yang rawan.
“Para petugas ekstra itu juga mengecek kondisi jalur rel selama 24 jam,” tambah Dicky Eka Priandana.
Agar pelayanan masa Angkutan Nataru 2024-2025 semakin prima dan sempurna, kata Dicky Eka Priandana, pihaknya juga menyiagakan tenaga medis, termasuk dokter, dan fasilitas kesehatan lainnya, semisal ambulan, pada sejumlah stasiun.
“Yaitu Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Padalarang, Banjar, Cianjur, Purwakarta, Rancaekek, dan Cicalengka,” sahutnya. (win)
