KESATU.CO – Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Saepul Bahri Binzein memastikan segera berkoordinasi dengan semua pihak untuk memberikan solusi menangani masalah pedagang Pasar Jumaah yang terdampak kebakaran, pada Jumat 21 Maret 2025.
Untuk sementara, kata Om Zein, sapaan akrab Bupati Purwakarta, Pemkab Purwakarta akan mengambil langkah pertama adalah mengamankan kawasan sekitar dan memastikan para pedagang yang masih bisa berjualan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
“Kami mohon waktu untuk memikirkan langkah selanjutnya. Yang terpenting sekarang adalah memastikan keselamatan. Setelah itu, baru kita akan memikirkan solusi untuk relokasi para pedagang,” kata Om Zein, disela kegiatan Buka Puasa Bersama dengan Bupati se-Jabar dan Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi di Pendopo Pemkab Purwakarta.
Baca Juga: Modifikasi Cuaca Berhasil Turunkan Curah Hujan Hingga 40 Persen
Terkait dengan kondisi bangunan yang terdampak, Om Zein menjelaskan bahwa struktur bangunan pasar dengan dua lantai itu sudah rusak parah perlu segera dibongkar.
“Bangunan yang sudah terbakar ini harus dirobohkan karena strukturnya sudah terkoyak. Kami tidak bisa membiarkannya berdiri seperti ini, meskipun bangunannya masih terlihat utuh,” ujar Om Zein.
Baca Juga: Dalami Dugaan Kasus Gratifikasi Mobil Mewah, Kejari Purwakarta Lakukan Penggeledahan di Dua Tempat
Meskipun begitu, Om Zein menekankan bahwa untuk tahap selanjutnya, masih perlu waktu untuk memikirkan apakah akan dibangun kembali menjadi pasar atau bangunan lainnya.
“Fokus kami saat ini adalah membongkar yang sudah rusak, setelah itu baru kami pikirkan langkah-langkah berikutnya, termasuk kemungkinan relokasi para pedagang,” katanya.
Baca Juga: Harumkan Nama Indonesia, UMKM Wewangian Binaan BRI Siap Mendunia!
Diketahui, setidaknya di Pasar Jumaah ada 169 kios hangus terbakar, dengan 69 di antaranya dalam kondisi terisi para pedagang.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Begitu kami mendapat laporan, pihak Damkar Purwakara langsung turun ke lokasi untuk melakukan proses pemadaman dan pendingin, sekarang sudah padam,” pungkasnya. ***
