KESATU.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bandung terus memperkuat sinergi dalam mendorong perluasan akses keuangan dan peningkatan literasi keuangan masyarakat guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Pleno TPAKD Kota Bandung Semester II Tahun 2025 yang diselenggarakan di Aroem Resto, Bandung, Jumat (12/12).
Rapat koordinasi tersebut membahas capaian pelaksanaan program TPAKD Kota Bandung sepanjang Tahun 2025, pokok-pokok komitmen hasil Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) TPAKD se-Jawa Barat Tahun 2025, serta perumusan usulan program kerja TPAKD Kota Bandung Tahun 2026 yang selaras dengan arah pembangunan ekonomi daerah dan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
OJK Jawa Barat terus mendorong percepatan akses keuangan yang inklusif bagi UMKM dan masyarakat luas agar dapat menopang pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tinggi, tetapi juga berkualitas dan merata. Melalui pemanfaatan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD), OJK dan TPAKD memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai tingkat inklusi keuangan di masing-masing kabupaten/kota. Saat ini IKAD Kota Bandung berada pada level 6,57, yang menunjukkan bahwa akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal tergolong baik dan relatif merata.
Data tersebut menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program kerja berbasis bukti agar lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sepanjang Tahun 2025, TPAKD Kota Bandung telah melaksanakan berbagai program peningkatan literasi dan inklusi keuangan, antara lain Program Cerdas Keuangan melalui Sekolah Pasar Modal, Program Bandung Melawan Rentenir melalui Kampung Bersih Rentenir, serta pendampingan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Pemberdayaan UMKM juga diperkuat melalui peningkatan akses pembiayaan, baik melalui kredit perbankan, Kredit Usaha Rakyat (KUR), maupun pembiayaan Ultra Mikro (UMi), yang menunjukkan peningkatan dari sisi jumlah debitur dan nominal pembiayaan. Program Buruan Sae, Menabung melalui Bank Sampah, serta Bandung KEJAR Prestasi turut mendukung penguatan ekonomi berbasis pangan lokal, pengelolaan lingkungan, dan perluasan akses keuangan bagi pelajar.
Dalam rapat koordinasi tersebut juga ditegaskan komitmen hasil Rakorda TPAKD se-Jawa Barat Tahun 2025, yang menekankan pentingnya sinergi dan keselarasan program TPAKD kabupaten/kota dengan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satu bentuk sinergi tersebut adalah dukungan dan kesiapan TPAKD Kota Bandung untuk mengimplementasikan Program Tabungan Kurban ASN Jawa Barat (BEREHAN) yang telah diimplementasikan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan, memperkuat budaya menabung, serta mendukung usaha peternakan dan peningkatan ekonomi di daerah. Selain itu, sinergi program juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan rantai pasok, pembiayaan sektor pangan, serta pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha lokal agar program dapat berjalan berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Pleno, TPAKD Kota Bandung berkomitmen untuk menyelaraskan dan mengakselerasi pelaksanaan program kerja Tahun 2026 dengan agenda dan prioritas TPAKD Provinsi Jawa Barat. Program kerja ke depan diarahkan pada penguatan literasi dan inklusi keuangan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekosistem pembiayaan daerah, dengan tetap mengacu pada kebijakan pembangunan ekonomi Provinsi Jawa Barat.
Secara khusus, Pemerintah Kota Bandung akan mendorong pengembangan potensi sektor ekonomi kreatif pada Tahun 2026 sebagai salah satu fokus utama pembangunan ekonomi daerah. Penguatan sektor ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat daya saing Kota Bandung melalui dukungan akses pembiayaan, pendampingan usaha, dan sinergi lintas pemangku kepentingan.
Melalui sinergi yang berkelanjutan antara OJK, TPAKD Provinsi Jawa Barat, dan TPAKD Kota Bandung, diharapkan pelaksanaan program-program tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan struktur ekonomi daerah, serta mendukung pencapaian pertumbuhan ekonomi Kota Bandung yang inklusif dan berkelanjutan.
