KESATU.CO, OTOMOTIF – Pasar sepeda motor retro di Indonesia semakin bergairah dengan hadirnya berbagai pilihan skutik bergaya klasik.
Salah satu pabrikan yang sukses mencuri perhatian para pencinta otomotif tanah air adalah Royal Alloy.
Melalui PT Utomocorp selaku pemegang merek resminya di Indonesia, pabrikan ini resmi meluncurkan lini terbarunya, yaitu Royal Alloy TG 150, pada gelaran IIMS Hybrid.
Skutik retro yang juga mengusung nama resmi Tigara Grande ini hadir untuk melengkapi jajaran produk Royal Alloy di tanah air, menyusul kesuksesan saudaranya, GP150.
Jika GP150 tampil lebih sporty, maka Royal Alloy TG 150 hadir membawakan aura klasik-elegan yang sangat kuat dan autentik.
Bagi Anda yang menyukai tampilan motor matic ala Vespa klasik era 1960-an, Royal Alloy TG 150 tentu menjadi pilihan yang sangat menarik.
Mari kita ulas lebih dalam mengenai desain, performa mesin, material bodi, hingga harga yang ditawarkan skutik ini.
Desain Klasik-Elegan khas Era 60-an
Keunggulan utama dari Royal Alloy TG 150 terletak pada gaya desainnya yang kental dengan nuansa vintage.
Skutik ini secara terang-terangan mengadopsi bahasa desain skuter ikonik era tahun 60-an.
Berbeda dengan GP150 yang tegas dan sporty, TG 150 mengusung lekukan bodi yang jauh lebih halus dan membulat.
Tampilan bodi sampingnya dibuat melengkung anggun, semakin dipercantik dengan skema perpaduan dua warna (two-tone color scheme) yang mempertegas kesan retro mewahnya.
Tak berhenti di situ, detail pada area depan motor juga digarap dengan sangat teliti. Bagian ‘dasi’ atau rumah klakson depan didesain melengkung membulat, menciptakan karakter visual yang khas dan mengingatkan kita pada kejayaan skuter klasik Eropa tempo dulu.
Konstruksi Bodi Kokoh Berbahan Baja dan Aluminium
Bukan sekadar mengandalkan tampilan visual yang menarik, Royal Alloy juga sangat memperhatikan kualitas material pada TG 150.
Di saat kebanyakan skutik modern menggunakan bahan panel plastik ABS, TG 150 tampil beda dengan dominasi material logam berkualitas tinggi.
Sektor bodi Royal Alloy TG 150 memadukan bahan baja dan aluminium. Penggunaan kombinasi material ini memberikan dua keuntungan sekaligus:
-
Durabilitas Tinggi: Bodi motor menjadi jauh lebih kokoh, solid, dan tahan terhadap benturan keras dibanding bodi berbahan plastik.
-
Kesan Autentik: Sentuhan material logam menghadirkan sensasi berkendara yang lebih mantap serta memperkuat nilai estetika klasik skuter sejati.
Performa Mesin 150 cc yang Mumpuni untuk Perkotaan
Di balik balutan bodinya yang bernuansa klasik, Royal Alloy TG 150 menyimpan dapur pacu yang modern dan andal.
Motor matic retro ini dibekali dengan mesin baru berkapasitas 150 cc, 4 katup, SOHC, berpendingin udara.
Di atas kertas, mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga maksimum hingga 13,1 dk pada putaran 8.500 rpm, serta torsi puncak mencapai 12 Nm pada putaran 6.500 rpm.
Karakteristika tenaga dan torsi tersebut dinilai sangat pas untuk penggunaan harian (daily commute) di jalanan perkotaan yang padat.
Akselerasinya tergolong responsif saat harus berhadapan dengan situasi stop-and-go, namun tetap nyaman dan stabil ketika diajak menjelajah rute santai di akhir pekan.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Dengan kombinasi desain klasik bernilai seni tinggi, material bodi logam kelas atas, serta performa mesin yang mumpuni, Royal Alloy TG 150 ditawarkan dengan harga yang sepadan di kelasnya.
Pada peluncuran perdananya di pameran IIMS Hybrid, Utomocorp membanderol Royal Alloy TG 150 dengan harga promo khusus sebesar Rp 69.000.000 On The Road (OTR) DKI Jakarta.***
