KESATU.CO – BANDUNG, Hingga kini, pemerintah melalui lembaga-lembaga dan instansi-instansinya, termasuk korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengaktifkan berbagai jenis moda transportasi massal guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Satu di antaranya adalah kereta.
Dalam perkembangannya, kereta semakin menjelma menjadi moda transportasi favorit masyarakat. Hal itu tercermin pada terus bertambahnya volume penumpang.
Anne Purba, Vice President Public Relation PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), mengiyakan terciptanya pertambahan volume penumpang setiap tahunnya.
“Selama sembilan bulan pertama tahun ini atau Januari-September 2024, secara keseluruhan, kami melayani 338.147.389 orang penumpang,” tandas Anne Purba, dalam keterangannya.
Mantan Vice President Corporate Secretary PT KAI (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI) ini menjelaskan, volume penumpang terbanyak yakni pada Commuter Line, yakni 275.768.006 orang.
Terbanyak selanjutnya, kata Anne Purba, yakni kereta jarak jauh yang pengelolaannya ditanyai PT KAI (Persero) secara langsung. Yakni, sebut dia, kereta jarak jauh dan lokal. Jumlahnya 38.667.118 orang.
Baca Juga: Sempurnakan Pelayanan, KCIC Pamer Inovasi Terkini: Rute Baru Whoosh Padalarang-Tegalluar
“Secara tahunan, volume penumpang kereta jarak jauh dan lokal pada Januari-September 2024 tersebut bertambah 8,46 persen,” ujar Anne Purba.
Pada periode sama tahun sebelumnya, ungkap Anne Purba, kereta jarak jauh dan lokal melayani sebanyak 35.650.629 orang penumpang.
Anne Purba melanjutkan, volume penumpang kereta terbanyak selanjutnya yakni LRT (Light Rail Transit) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek). Jumlahnya, kata Anne, yaitu 14.653.832 orang.
Berikutnya, tambah Anne Purba, kereta bandara yang dikelola PT KAI (Persero) Bandara, selama Januari-September 2024, melayani 4.178.617 orang penumpang.
Sedangkan volume penumpang kereta yang pengelolaannya oleh PT KAI (Persero) Wisata, sahut Anne Purba, berjumlah 108.836 orang.
Bagaimana dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh?
Anne Purba menginformasikan, selama aktivasinya, kereta yang sanggup melesat dalam kecepatan melebihi 350 kilo meter per jam itu, selama Januari-September 2024, melayani sebanyak 4.770.980 orang penumpang.
Melihat perkembangan positif tersebut, Anne Purba menegaskan, pihaknya terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada seluruh aspek pelayanan dan kebutuhan transportasi masyarakat terpenuhi serta semakin prima. (*)
