KESATU.CO, PURWAKARTA – Suasana peringatan Hari Jadi Purwakarta tahun ini diwarnai momen penuh haru yang menguras air mata.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau yang akrab disapa Om Zein, menghadiri langsung acara Safari Cinta Pamuka Lawang Runtuyan yang digelar pada Sabtu (13/6/2026).
Acara yang semula berlangsung meriah dan penuh sukacita tersebut mendadak berubah menjadi penuh keharuan.
Tangis pun pecah di atas panggung Safari Cinta saat Om Zein berinteraksi langsung dengan sepasang kakek dan nenek yang hadir sebagai peserta.
Momen Haru Saat Om Zein Kabulkan Permintaan Warga
Di tengah acara, sepasang lansia tersebut mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan orang nomor satu di Purwakarta.
Saat ditanya mengenai harapan mereka, sang kakek dengan suara bergetar menyampaikan keinginan yang sangat sederhana: mereka hanya mendambakan seekor kambing untuk diternak demi menyambung hidup di usia senja.
Mendengar permintaan yang tulus dan bersahaja tersebut, Bupati Saepul Bahri Binzein tanpa ragu langsung mengabulkannya. Om Zein menyatakan siap memberikan seekor kambing terbaik untuk pasangan lansia tersebut.
Spontan, air mata kebahagiaan langsung membasahi pipi sang kakek dan nenek, memicu rasa haru dari seluruh warga yang memadati lokasi acara.
Keajaiban di Luar Nalar: Banjir Saweran Puluhan Juta Rupiah
Namun, kejutan dan keberuntungan bagi kakek-nenek tersebut tidak berhenti sampai di situ. Sebuah kejadian di luar nalar terjadi sesaat setelah Om Zein mengabulkan permintaan mereka.
Melihat ketulusan pasangan lansia tersebut, hati para jajaran pemerintah daerah dan tamu undangan yang ikut hadir dalam rombongan Bupati menjadi tergetar.
Secara spontan, aksi solidaritas dan kepedulian sosial pun terjadi di atas panggung.
Satu per satu pejabat dan jajaran pemerintahan yang hadir merogoh kocek mereka, melakukan aksi saweran spontan sebagai bentuk takziah sosial dan apresiasi.
Panggung Safari Cinta pun seketika riuh. Tidak tanggung-tanggung, dari aksi spontan tersebut, terkumpul uang tunai hingga puluhan juta rupiah untuk dibawa pulang oleh sang kakek dan nenek.
“Ini adalah esensi sejati dari Hari Jadi Purwakarta, yaitu berbagi kebahagiaan dan memastikan pemerintah hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat,” ujar salah satu warga yang menyaksikan momen tersebut dengan mata berkaca-kaca.
Safari Cinta: Wujud Kedekatan Pemimpin dan Rakyat
Acara Safari Cinta Pamuka Lawang Runtuyan sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Purwakarta yang dirancang untuk mendekatkan pelayanan dan ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat luas.
Melalui momen ini, Om Zein kembali membuktikan gaya kepemimpinannya yang humanis, merakyat, dan peka terhadap kebutuhan sosial warganya.
Kehadiran langsung sang Bupati tidak hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong di lingkungan Pemkab Purwakarta.
Aksi spontan jajaran pemerintah yang menyumbang hingga puluhan juta rupiah ini menjadi viral di media sosial dan menuai banyak pujian dari netizen.
Masyarakat berharap, momentum Hari Jadi Purwakarta ini menjadi awal yang baik untuk kesejahteraan warga yang lebih merata di bawah kepemimpinan Saepul Bahri Binzein.***
