KESATU.CO – BANDUNG, Banyak bukti yang menunjukkan bahwa Jabar memiliki segudang potensi ekonomi. Satu sektornya yakni Industri Keuangan Non- Bank (IKNB)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jabar mengabarkan, hingga triwulan I 2024, IKNB di jabar berhasil membukukan eprforma dan kinerja gemilang.
“Satu indikatornya adalah nominal penyaluran pembiayaan,” kata Imansyah, Kepala OJK Provinsi Jabar di Kantor OJK Provinsi Jabar, Jalan Ir H Djuanda Bandung.
.Pria berkaca mata ini mengemukakan, pihaknya mencatat, hingga triwulan perdana 2024,di Jabar, penyaluran pembiayaan oleh IKNB bernilai Rp77,4 triliun atau berkembang 9,,96 persen secara tahunan.
Baca Juga: Catatan OJK: Sebanyak Ini Nilai Penyaluran KUR di Jabar, Berapa Angkanya?
Tidak hanya cemerlang dalam penyaluran pembiayaan, puji Imansyah, IKNB di Jabar pun berhasil mengelola Non-Performing Finance (NPF) secara baik. Buktinya, ujarnya, rasio NPF IKNB di Jabar hingga Maret tahun ini berada pada level 2,87 persen.
Pembiayaan multi guna, beber Imansyah, menjadi penyaluran pembiayaan IKNB terbesar di Jabar. Persentasenya, sebut dia, adalah 62,4 persen total penyaluran pembiayaan IKNB.
Imansyah meneruskan, sektor pembiayaan IKNB terbesar selanjutnya adalah investasi. Besarannya, sebut dia 23,2 persen.
Kemudian , lanjut Imansyah, pembiayaan modal kerja dan pembiayaan berbasis syariah.
“Kontribusinya, masing-masing 8,5 persen dan 5,9 persen,” ucap Imansyah.
Gemilangnya penyaluran pembiayaan IKNB di Jabar itu, sahutnya, juga berkat hadirnya 1.331 unit jaringan, baik yang berpredikat kantor cabang maupun kantor pemasaran. (win)***
