KESATU.CO. Sebagai masjid yang jadi icon perubahan yang konsisten, Masjid Raya Bandung dikenal sebagai tempat yang menghasilkan banyak kegiatan positif dan kali ini pun bergulir satu kegiatan yang luar biasa.
Masjid Raya Bandung kembali menjadi saksi lahirnya sebuah gerakan penting yang mengedepankan peran strategis perempuan dalam membangun bangsa. Dalam acara yang dihadiri oleh Roedi Wiranatakusumah selaku Ketua Nadzir Masjid Raya Bandung Propinsi Jabar, bersama tokoh nasional Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar,M.Sc serta para muslimah dan jamaah, diluncurkan Deklarasi Muslimah Indonesia Berkarya.
Acara berlangsung khidmat dengan doa bersama untuk Indonesia, disertai pembacaan doa khusus bagi para muslimah. Kehadiran tokoh masyarakat, sahabat-sahabat dari kalangan TNI, hingga jamaah setempat, menjadikan momentum ini semakin penuh makna.
Gerakan Perempuan Mandiri dan Berkarakter
Tujuan utama dibentuknya Muslimah Indonesia Berkarya adalah menyediakan ruang bagi muslimah, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa.
Gerakan ini tidak hanya mendorong lahirnya produk-produk unggulan karya muslimah, tetapi juga memfasilitasi pelatihan keterampilan, mulai dari sektor UMKM hingga pengembangan keahlian lain yang relevan.
“Muslimah Indonesia Berkarya hadir untuk melahirkan perempuan berkarakter, berkualitas, dan mampu berkontribusi dari tingkat nasional hingga regional,” ujar Nur Siti Aisyah, SE, Pencetus Gerakan Muslimah Indonesia Berkarya, Senin (25/08/2025).
“Lebih dari sekadar ruang pengembangan diri, gerakan ini ingin menegaskan pentingnya muslimah menjadi sosok religius sekaligus inovatif, kreatif, dan berintegritas,”tuturnya.
Founder Muslimah Indonesia Berkarya menuturkan bahwa deklarasi ini juga menegaskan bahwa era perempuan sekadar menjadi objek gosip sudah usai. Kini, saatnya muslimah mengambil peran lebih besar dengan menjadi pribadi mandiri, setidaknya mampu menopang kehidupannya sendiri.
“Jika Allah memberikan rezeki lebih, muslimah bahkan dapat membantu keluarganya, mendukung suami, atau memberi manfaat bagi masyarakat luas,” demikian pesan yang disampaikan dalam deklarasinya.
Dengan semangat persatuan dari Sabang hingga Merauke, Muslimah Indonesia Berkarya diharapkan menjadi gerakan yang mempersatukan perempuan Indonesia untuk membawa perubahan positif bagi bangsa.
Deklarasi ini mengingatkan kembali bahwa peran perempuan sangatlah penting dalam menentukan arah bangsa. Dengan jiwa luhur dan ketangguhan karakter, muslimah Indonesia diyakini mampu membawa perubahan besar, mencetak generasi berkualitas, sekaligus menjaga nilai-nilai agama dan budaya.
“Jangan habiskan waktu dengan hal yang sia-sia. Dengan berpikir positif, akan lahir karya positif dan berkualitas. Itulah yang akan membentuk karakter muslimah sejati yang kuat dalam agama dan kehidupan,” pungkas Aisyah mengakhiri pembicaraannya.
Dengan lahirnya Muslimah Indonesia Berkarya, Indonesia selangkah lebih maju dalam meneguhkan peran perempuan bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan menuju bangsa yang mandiri, religius, dan berdaya.
