KESATUCO – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menekankan pentingnya koordinasi Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bappeda dengan Kementerian ATR/BPN untuk memastikan ketersediaan dan persetujuan lahan.
Langkah ini juga membuka peluang pengembangan kawasan industri yang dapat dialokasikan untuk program pembangunan perumahan nasional 3 juta rumah, prioritas Presiden Republik Indonesia.
“Keterbatasan lahan di Kota Sukabumi menjadi tantangan tersendiri, sehingga hunian vertikal menjadi salah satu alternatif solusi,” ujar Bobby Maulana.
Baca Juga: Safari Ramadan, Farhan: SDM Bandung Harus Mendunia
Namun demikian, konsep hunian vertikal harus memperhatikan kemampuan daya beli masyarakat.
Bila hunian milik berupa rusunami dianggap belum terjangkau, opsi rumah susun sewa (rusunawa) dapat menjadi solusi yang lebih realistis dan inklusif.
Bobby menekankan bahwa kepastian lahan menjadi aspek utama sebelum program perumahan dijalankan.
Baca Juga: Siskamling Siaga Bencana Jadi Sarana Evaluasi Pemberdayaan Warga, RW 06 Jadi Contoh
“Dengan lahan yang jelas, Kota Sukabumi bisa mendukung pembangunan hunian yang memadai tanpa mengabaikan prinsip pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.
