KESATU.CO – BANDUNG, Bagi industri otomotif nasional, periode 2024 tidak secemerlang 2023. Pasalnya, performa dan kinerja penjualan kendaraan bermotor, khususnya roda empat, mengalami kelesuan.
Kondisi itu dirasakan grup korporasi raksasa nasional yang menaungi beberapa Agen Pemegang Merek (APM), PT Astra International Tbk.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, selama sembilan bulan terakhir 2024 volume penjualan APM-APM naungan PT Astra International Tbk terkontraksi sehingga tidak lebih baik daripada momen sama tahun lalu.
Secara kumulatif, selama Januari-September 2024 brand-brand mobil yang dinaungi PT Astra International, terjual sebanyak 357.802 unit.
Jumlah itu berkurang 15,09 persen secara tahunan. Periode sama 2023, PT Astra International Tbk menjual sebanyak 421.409 unit.
Khusus September 2024, PT Astra International Tbk menjual 40.096 unit. Volume itu lebih sedikit daripada pencapaian September 2023, yang jumlahnya 42.195 unit.
Kendati performa dan kinerja penjualan mobil lesu, PT Astra International utbk Group masih dominan. Pangsa pasarnya yakni 55 persen
Kontributor terbesar dipersembahkan APM Toyota Motor Corporation, yakni PT Astra Toyota Motor (TAM). Selama Januari-September 2024, melalui brand Toyota dan Lexus, PT TAM menjual sebanyak 210.349 unit, lebih sedikit daripada realisasi periode sama 2023, yakni 248.145 unit.
Kerabat PT TAM, yang merupakan AP.M Daihatsu Motor Company, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menjadi brand terlaris selanjutnya.
Totalnya, pada Januari-September 2024, PT ADM mendistribusikan 125.849 unit kepada para konsumennya. Jumlah itu tidak lebih baik daripada Januari-September 2023, yang volumenya 147.551 unit.
Baca Juga: Raup Laba Masif, KAI Semakin Tajir, Asetnya Berlimpah, Angkanya Sebanyak Ini
Brand otomotif naungan PT Astra International Tbk terlaris selanjutnya yakni produk APM Isuzu Motors Ltd, yakni PT Astra Isuzu Motor Indonesia (AIMI).
Pada September 2024, PT AIMI menjual sebanyak 18.406 unit, lebih sedikit daripada realisasi momen sama tahun lalu, yaitu 20.076 unit.
Berikutnya, merupakan kontributor brand khusus Commercial Vehicle, yaitu UD Trucks. Pada bulan kesembilan 2024, sebanyak 1.500 unit UD Trucks terjual.
Kontributor terminim yakni brand milik APM produsen otomotif asal Prancis yang masuk grup raksasa, Stellantis NV, yakni Peugeot SA, PT Astra Peugeot.
Penjualan mobil produk Negeri Menara Eiffel itu hanya 27 unit pada periode September 2024. Jumlah itu jauh lebih sedikit daripada September 2023, yaitu 166 unit.
Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), merek mobil di bawah naungan Astra masih mendominasi tren penjualan mobil hingga September 2024.
Lalu, berapa banyak volume penjualan yang brand-brandnya merupakan APM-APM non-PT Astra International Tbk.
Berdasarkan catatan Gaikindo, volume penjualan band-brand non-PT Astra International Tbk selama. Januari-September 2024 sebanyak 275.416 unit, lebih sedikit daripada periode sama tahun lalu, yaitu 333.764 unit. (*)
