KESATU.CO – BANDUNG, Performa dan kinerja gemilang menjadi misi utama setiap korporasi, tidak terkecuali perbankan berlabel Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang satu ini, PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb.
Terbukti, perbankan yang bermarkas si Jalan Naripan Bandung ini terus menunjukkan performa impresif. Beberapa indikator menjadi buktinya. Antara lain, perolehan laba.
Dalam keterangannya, Yuddy Renaldi, Direktur Utama bank bjb, mengungkapkan, nilail laba bersih terkonsolidasi yang pihaknya bukukan hingga September 2024 yakni Rp1,16 triliun.
Masifnya perolehan laba itu, ujar Yuddy Renaldi, berkat penerapan pola operasional dan pelayanan yang efisien. Selain itu, kata dia, juga ditopang pemanfaatan dan perolehan fee-based income yang optimal,” tandas Yuddy Renaldi.
Yuddy Renaldi melanjutkan, tidak hanya perolehan laba, kinerja gemilang perbankan pelat merah itu pun berkat penyaluran kredit bernilai mewah.
Baca Juga: Pasar Sepeda Motor Bergairah, Penjualannya Semakin Banyak, Simak Data AISI
Hingga triwulan III 2024 berakhir, Yuddy Renaldi menyebutkan, pihaknya menggelontorkan kredit dan pembiayaan yang bertambah 10,4 persen secara tahunan atau menjadi Rp138 triliun.
Masifnya penyaluran kredit dan pembiayaan itu, lanjut Yuddy Renaldi, diimbangi perkembangan positif rasio Non-Performing Loan (NPL). Pada September 2024, kata Yuddy Renaldi, posisi NPL yakni 1,53 persen.
Begitu juga dengan posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) alias rasio kecukupan modal yang berada pada level positif, yakni 19,4 persen.
Pergerakan positif lainnya, tambah dia, juga tercermin pada perkembangan pengelolaan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Yuddy Renaldi menyampaikan, hingga akhir September 2024, pihaknya mengelola DPK yang nilainya lebih banyak 17,1 persen daripada periode sama tahun sebelumnya, yakni Rp153,2 triliun. (*)
