KESATUCO – Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Sukabumi tahun 2027 akan difokuskan pada penguatan agroindustri, pariwisata, serta percepatan pembangunan infrastruktur permukiman yang masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Menurut Asep Japar, penguatan agroindustri dan pariwisata merupakan strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Penguatan agroindustri dan pariwisata menjadi pilar penting dalam mendorong ekonomi daerah karena memberikan multiplier effect terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya dalam pembahasan RKPD 2027.
Baca Juga: Ulah Kabobodo Ténjo, Kasamaran Tingal – Menavigasi Kebenaran di Era Perang Narasi
Ia menekankan bahwa seluruh perangkat daerah harus memastikan program pembangunan selaras dengan prioritas nasional dan Provinsi Jawa Barat, termasuk penanggulangan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, pembangunan 3 juta rumah, peningkatan akses pendidikan, program kesehatan melalui JKN dan Makan Bergizi Gratis, pengendalian inflasi, serta kemudahan perizinan usaha.
Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya percepatan penanganan wilayah pascabencana serta evaluasi program pembangunan tahun sebelumnya agar perencanaan 2027 lebih tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Asep Japar juga menegaskan kewajiban alokasi anggaran daerah, khususnya untuk infrastruktur layanan publik dan sektor pendidikan. Sebanyak 40 persen belanja daerah diarahkan untuk infrastruktur seperti pembangunan jalan kabupaten dan irigasi melalui program Tumaninah serta rumah layak huni melalui program Sakinah, sementara sektor pendidikan minimal 20 persen.
Baca Juga: Megawati Instruksikan PDI Perjuangan Jabar Galang Donasi Untuk Bandung Zoo
“Pembangunan harus berbasis kebutuhan masyarakat dan selaras dengan prioritas daerah agar berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengungkapkan bahwa penyusunan RKPD 2027 didasarkan pada ribuan usulan masyarakat yang masuk melalui Musrenbang dan pokok pikiran DPRD.
Tercatat sebanyak 6.617 usulan kegiatan dari Musrenbang desa yang mengerucut menjadi 1.711 usulan prioritas tingkat kecamatan, serta 2.238 usulan dari pokok pikiran DPRD yang saat ini masih dalam tahap verifikasi.
Baca Juga: KDM Sampaikan Duka Atas Meninggalnya Dokter Asal Cianjur, Imbau Waspadai Penularan Campak
Menurut Ade Suryaman, mayoritas usulan masyarakat masih berkaitan dengan infrastruktur permukiman seperti pembangunan jalan lingkungan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta penyediaan air minum (SPAM).
Rancangan akhir RKPD 2027 ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026 dan akan menjadi dasar arah pembangunan Kabupaten Sukabumi dengan fokus pada penguatan ekonomi daerah, peningkatan kualitas infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat.
