KESATU.CO, PURWAKARTA – Antisipasi terhadap potensi penyebaran African Horse Sickness (AHS), serta penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan kuda dan dapat berakibat fatal.
Pmerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) memperketat pengawasan kesehatan kuda. Upaya ini dilakukan bersama Balai Veteriner Subang, Kementerian Pertanian, dengan melakukan surveilans berupa pengambilan sampel darah dan nasal swab di sejumlah kandang kuda (stable) serta peternak delman.
“Alhamdulillah, dari hasil penelusuran sementara, kondisi kuda di Purwakarta sehat dan tidak ditemukan indikasi AHS. Hanya ada beberapa kasus penyakit kulit pada kuda delman, dan saat ini sudah ditangani,” ungkap Plt Kadiskanak Purwakarta Aep Durochman melalui Kabid Keswan Kesmavet, Wini Karmila, kepada awak media, pada Jumat 22 Agustus 2025.
Baca Juga: Pascagempa M 4,9, Puluhan Rumah dan Fasilitas Umum di Karawang Mengalami Kerusakan
Dia menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan deteksi dini untuk memastikan kesehatan kuda di Purwakarta tetap terjaga. Di Purwakarta, kata dia, terdapat dua stable utama, yakni milik Haji Usep di Desa Neglasari serta stable di Jalan Militer, Kecamatan Darangdan. Adapun populasi kuda delman tersebar di sejumlah wilayah, seperti Maracang, Cipaisan, Gang Beringin, dan Cempaka.
Da mengungkapkan, saat proses pengambilan sampel darah di lapangan tidak selalu berjalan mulus. Sebagian pemilik kuda delman masih merasa khawatir dengan pemeriksaan. Meski begitu, mereka tetap antusias menerima pemberian vitamin untuk menjaga kesehatan kuda.
Baca Juga: Workshop PAI di Purwakarta, Plt Kadisdik Sadiyah: Guru Tidak Bisa Digantikan Teknologi AI
“Selain surveilans penyakit, kami rutin memberikan vitamin agar daya tahan tubuh kuda tetap terjaga. Ini merupakan bagian penting dari langkah pencegahan,” katanya.
Baca Juga: Pemda Provinsi dan DPRD Jabar Tandatangani Ranperda Perubahan APBD 2025, Fokuskan pada Kepentingan Rakyat
Lebih lanjut, dia menambahkan, Diskanak Purwakarta jmenggandeng Polres Purwakarta untuk memperkuat komunikasi dan edukasi kepada pemilik kuda. Polisi yang sehari-hari dekat dengan komunitas kusir delman diharapkan mampu membantu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan hewan.
“Kami ingin semua pihak memahami pentingnya kesehatan kuda, karena ini juga berdampak pada kesehatan masyarakat. Dengan sinergi lintas sektor, pengawasan bisa lebih optimal,” pungkasnya. ***
