KESATUCO – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Lailatul Ijtima di Pendopo, sebagai forum strategis memperkuat silaturahmi dan sinergi antara ulama dan umaro.
Kegiatan yang merupakan tradisi para ulama ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga tokoh masyarakat. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan Lailatul Ijtima menjadi wadah penting dalam membangun kolaborasi untuk kemajuan daerah.
Baca Juga: 9 Bencana Terjadi Sehari di Sukabumi Akibat Hujan dan Angin
“Melalui kegiatan ini, kita dapat terus memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan nilai religius, akhlak mulia, dan gotong royong sebagai landasan pembangunan. Partisipasi aktif masyarakat dinilai penting dalam menyukseskan program pemerintah di berbagai sektor.
“Perkuat nilai religius dan gotong royong untuk menyukseskan program pembangunan, baik sosial, ekonomi, maupun keagamaan,” ucapnya.
Baca Juga: May Day Sukabumi, DPRD Ajak Buruh Perkuat Industri
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengajak masyarakat menyukseskan agenda keagamaan daerah, yakni MTQ yang akan digelar pada 4–7 Mei 2026 di Ponpes Yaspida, Kecamatan Kadudampit.
“Mari kita sukseskan dan semoga berjalan lancar,” ajaknya.
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, menyebutkan Lailatul Ijtima juga menjadi ruang bertukar gagasan antara pemerintah dan tokoh agama.
Baca Juga: Wabup Andreas Ajak Jaga Kondusivitas, Investasi Jadi Kunci Lapangan Kerja
“Momentum ini memperkuat nilai keagamaan dan kearifan lokal menuju Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” ungkapnya.
