KESATU.CO – BANDUNG, Sebagai korporasi public service berbendera Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) berperan krusial dalam pelayanan dan pemenuhan kebutuhan energi listrik di Indonesia.
Terbukti, agar pasokan ketenagalistrikan tetap andal pada momen-momen akbar, PT PLN (Persero) senantiasa bersiaga 100 persen. Begitu juga dengan momen Idul Adha 2024.
Aji Lesmana, Senior Manager Distribusi PT PLN (PLN) (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kabar, mengemukakan, agar kebutuhan energi listrik terpenuhi pada momen Idul Adha 2024, pihaknya mengerahkan 4.320 orang personil.
Selain itu. kata Aji Lesmana, pihaknya pun mengaktifkan sejumlah fasilitas dan infrastruktur pendukung lainnya.
“Antara lain, 796 unit kendaraan, terdiri atas 700 unit mobil dan 96 unit sepeda motor. Lalu, sebanyak 98 unit genset plus 20 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 156 unit gardu bergerak, dan 9 unit mobil deteksi.
Baca Juga: Ini Dia Lima Mobil Terlaris di Indonesia: Ada Toyota, Daihatsu, dan Honda
Bicara tentang konsumsi listrik pada momen Idul Adha tahun ini, Aji Lesmana memprediksi beban puncak pada saat siang yaitu 5.820 Mega Watt (MW), lebih banyak 8,2 persen daripada momen sama 2023.
“Beban puncak pada waktu malam, kami perkirakan sebesar 5.868 MW, bertambah 4,5 persen apabila perbandingannya dengan periode sama tahun lalu.
Selain menyiagakan personil yang ditunjang sejumlah fasilitas dan peralatan infrastruktur lainnya, pada Idul Adha 2024 pun, PT PLN (Persero) UID Jabar mengaktifkan ratusan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Susiana Mutia, General Manager PT PLN (Persero) UID Jabar, menambahkan, pada momen Idul Adha 2024, pihaknya mengaktifkan SPKLU yang tersebar pada 209 titik.
“Aktivasi SPKLU-SPKLU itu menjadi upaya kami untuk memenuhi kebutuhan energi listrik kendaraan elektrik pada masa libur Idul Adha,” ujar Susi, sapaan akrab wanita berjilbab itu.
Ratusan titik SPKLU tersebut antara lain Mall Summarecon dan Metropolitan Mall Bekasi. Lalu, ujarnya, juga pada beberapa Rest Area ruas Tax On Location (TOL) Jakarta-Cikampek (Japek), Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), dan Cikopo-Palimanan (Cipali).
“Kami pun mengaktifkan beberapa SPKLU pada seluruh jaringan kantor di wilayah Jabar” imbuh Susi. (*)
